3 Alasan Harus Pakai Tabir Surya Meski di Dalam Rumah

Oleh stella maris pada 10 Mar 2021, 09:07 WIB
Diperbarui 10 Mar 2021, 09:07 WIB
Mengulang Pengaplikasian Tabir Surya
Perbesar
Ilustrasi Pengaplikasian Tabir Surya Credit: pexels.com/Demi

Liputan6.com, Jakarta Selama kerja dari rumah, seberapa sering kamu menggunakan tabir surya? Apakah kalau mau keluar rumah saja atau bahkan nggak sama sekali? 

Jika kamu nggak pernah pakai tabir surya atau sunscreen, mulai ubah kebiasaanmu sekarang! Itu karena sunscreen menjadi kekuatan dalam rutinitas perawatan kulit bahkan meski kamu di rumah saja. 

Dikutip laman NCB News, ternyata sunscreen perlu digunakan meski kita beraktivitas di dalam ruangan atau di rumah. Ada tiga alasan yang wajib kita ketahui, yaitu: 

 

2 dari 4 halaman

Sinar UVA

Paparan sinar UVA memiliki panjang radiasi terpanjang dari sinar UV lainnya, yaitu 315-400mm dan dapat menembus kaca. Otomatis meski kamu berada di dalam rumah dan terlindung atap, sinar UVA ini tetap dapat menembus lewat kaca jendelamu. 

Alih-alih merasa nggak menyebabkan kulit menghitam karena paparan sinar UVA saat berada di dalam ruangan, namun dampaknya cukup membuat kita sedih lho! Yup sedih karena mulai muncul tanda-tanda penuaan dini, seperti hilangnya elastisitas dan kerutan. 

"Sinar UVA menyebabkan penuaan kulit dini dengan menghancurkan kolagen dan jaringan elastis, berkontribusi pada pembentukan kanker kulit. Kita mungkin tidak menyadari seberapa banyak paparan UVA yang didapatkan selama berada di dalam ruangan," ujar Robyn Gmyrek dari Park View Laser Dermatology.

 

3 dari 4 halaman

Sinar UVB

Ini merupakan sinar UV dapat merusak DNA kulit yang menyebabkan peradangan di kulit. Efek yang terlihat adalah kulit merah atau kulit terbakar (sunburn). Jika terus menerus terpapar sinar UVB sel kulit sulit diperbaiki hingga menyebabkan kanker kulit. 

 

4 dari 4 halaman

Blue Light

Ini adalah salah satu dampak yang sering diabaikan, blue light atau cahaya biru dari perangkat digital, seperti komputer, laptop, smartphone, tablet, dan TV. Ya, semua perangkat digital ini dapat mempengaruhi kulit lewat dua cara. 

Pertama, cahaya biru akan meningkatkan produksi melanin atau pigmentasi kulit yang menyebabkan melasma dan munculnya bintik-bintik penuaan. Kedua, cahaya biru dapat menyebabkan radikal bebas yang dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan kolagen serta jaringan elastis di kulit. 

Oleh karena itu, untuk menghindari munculnya kerusakan kulit akibat paparan sinar UV, mulailah menggunakan sunscreen secara rutin setiap hari saat berada di dalam ruangan atau bekerja di rumah. 

Pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulitmu, serta sunscreen dengan Sun Protection Factor (SPF) minimal 30 untuk menghalangi sinar UVB. Akan lebih baik hasilnya, jika memilih produk yang memberikan perlindungan tinggi dari dampak buruk sinar UVB dengan SPF 50+ dan PA++++ untuk melindungi dari efek negatif UVA yang dapat mengurangi elastisitas kulit. 

Selain itu, dermatologi juga menganjurkan untuk memilih produk yang telah lulus uji ketahanan air. Untuk jadi bahan pertimbanganmu, pilih produk dengan Watery Essence yang dapat memberikan rasa ringan, nggak lengket, dan bikin berminyak. Jadi nggak bikin whitecast yang tentunya mengganggu penampilanmu. 

Untuk #ProtectFromSunsport, aplikasikan sunscreen 20 menit sebelum beraktivitas dan re-apply setiap dua jam sekali ya!

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓