Lokasi Fenomena Matahari dan 5 Fakta Lain tentang Kota Pontianak

Oleh Liputan6.com pada 17 Jan 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 17 Jan 2021, 16:00 WIB
20150823-Sungai Kapuas Bakal Disulap Jadi Kawasan Waterfront City-Kalimantan Barat
Perbesar
Warga melempar jala ikan di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2015). Kota Pontianak bakal disulap sejajar dengan kota kelas dunia melalui waterfront city (kota tepi sungai) di sepanjang Sungai Kapuas. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Pontianak boleh jadi satu dari sekian banyak kota di Indonesia yang namanya tak lagi asing. Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat ini juga dikenal dengan nama "Khun Tien" oleh etnis Tionghoa setempat.

Berbicara tentang kota Pontianak, memori setiap orang hampir pasti berbeda. Ada yang menyebutnya sebagai rumah, sementara yang lain memandangnya sebagai wilayah baru nan menarik untuk dijelajah.

Tak heran, mengingat, sebagaimana kota-kota lain di Indonesia, Pontianak juga punya ragam tradisi, juga, salah satu yang tak boleh dilewatkan, berbagai kuliner menggoda selera. Kendati telah dikenal secara luas, mungkin saja ada sejumlah fakta tentang kota Pontianak yang justru tak masuk dalam radar Anda.

Dari sekian banyak, berikut beberapa di antaranya seperti dirangkum dari berbagai sumber, Jumat, 15 Januari 2021.

1. Punya Sungai Terpanjang di Indonesia

Sungai Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia yang membelah kota Pontianak dan melintasi lima kawasan di Pulau Kalimantan. Sebutan awal sungai sepanjang kurang lebih 1.143 kilometer (km) ini diambil dari daerah Kapuas Hulu yang masuk dalam kawasan alirannya.

2. Dilalui Garis Khatulistiwa

Fakta ini membuat Pontianak dikenal sebagai Kota Khatulistiwa. Di utara kota, tepatnya di kawasan Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwa yang dibangun pada titik dilalui garis lintang nol derajat Bumi.

2 dari 6 halaman

3. Budaya Minum Kopi

Ilustrasi Kopi
Perbesar
Ilustrasi kopi (dok. Pixabay/Putu Elmira)

Minum kopi sudah jadi ciri khas masyarakat Pontianak. Oleh karena itu, ketika Anda nantinya berkunjung, jangan kaget jika menemukan banyak sekali warung kopi.

Bahkan, terdapat kawasan ngopi yang paling populer, yakni Jalan Gajahmada. Jalan ini memang dijadikan sebagai kawasan wisata warung kopi oleh Pemerintah Kota (pemkot) Pontianak dan mendapat gelar sebagai "Coffee Street."

 

3 dari 6 halaman

4. Perayaan Meriam Karbit

Festival Meriam Karbit
Perbesar
Festival Meriam Karbit menyambut Lebaran di Pontianak, Kalimantan Barat. (Foto: Pemkot Pontianak/Liputan6.com/Raden AMP)

Meriam karbit merupakan salah satu festival yang lekat dengan kota Pontianak. Saat perayaan berlangsung, meriam karbit berukuran sangat besar, yakni berdiameter satu meter, diledakkan ke udara sehingga mampu menciptakan suara yang sangat menggelegar. Peledakan meriam ini umumnya dilakukan di pesisir Sungai Kapuas.

5. Kulminasi Matahari

Saat kulminasi berlangsung, kota tersebut berada di titik nol derajat. Ketika itu, matahari berada tepat di atas kepala sehingga benda apa pun tak memiliki bayangan.

 

4 dari 6 halaman

6. Banyak Versi Asal-usul Nama Pontianak

Salam Senja
Perbesar
Suasana senja di bantaran Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia, yang membelah Kota Pontianak, Kalimatan Barat. (Liputan6.com/Raden AMP)

Versi pertama yakni, nama hantu. Banyak cerita menganggap bahwa sebutan Pontianak berasal dari nama hantu perempuan, kuntilanak.

Diceritakan bahwa ketika Syarif Abdurrahman bersama rombongan menyisir hutan yang akan dijadikan tempat pemukiman baru di delta pertemuan Sungai Kapuas Kecil, Sungai Kapuas Besar, dan Sungai Landak, mereka diganggu suara jeritan.

Tangisan mengerikan itu datang dari tengah hutan yang diduga merupakan suara makhluk astral, kuntilanak. Sehingga, banyak anggota rombongan yang merasa ketakutan ingin segera menyelesaikan pekerjaan dan pulang.

Suara-suara makhluk astral itu dianggap Syarif Abdurrahman sangat mengganggu dan menghambat pekerjaan membuka lahan hutan untuk dijadikan pemukiman. Dengan inisiatifnya, Syarif Abdurrahman membawa meriam ke hutan dan menembakkannya ke arah sumber suara.

Setelah itu, suara-suara mengerikan tersebut berangsur menghilang sehingga pekerjaan dapat dilakukan dan para rombongan merasa tenang.

Namun, ada juga yang menceritakan bahwa sebenarnya suara mengerikan tersebut berasal dari kumpulan perompak yang bersembunyi di dalam hutan.

 

Salam Senja
Perbesar
Suasana senja di bantaran Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia, yang membelah Kota Pontianak, Kalimatan Barat. (Liputan6.com/Raden AMP)

Versi lainnya berasal dari Ayunan Anak. Diceritakan bahwa nama Pontianak berasal dari ayunan anak yang berada di sekitar Masjid Jami. Ayunan ini biasa digunakan anak-anak yang keluarganya bekerja.

Kemudian, legenda versi ketiga, yakni berasal dari kata Pohon Punti. Pohon punti atau Pohon Ponti artinya pohon-pohon yang tinggi. Pada masa itu, Kalimantan dikenal sebagai wilayah yang memiliki pohon-pohon tinggi nan besar.

Penyebutan pohon ponti ini terbukti dari isi surat antara Husein bin Abdul Rahman Al-Aidrus dan Syarif Yusuf Al-Kadrie.

Selanjutnya, ada juga yang menyebutkan Pontianak berasal dari kata Pontian. Hal ini dilatarbelakangi dari posisi kota yang strategis sebagai Pontian yang berarti pemberhentian atau tempat singgah.

Saat itu, banyak pelaut atau pedagang yang menjadikan lokasi ini sebagai tempat singgah. Di Malaysia juga terdapat tempat bernama Pontian yang digunakan sebagai tempat pemberhentian sementara.

Lalu, ada pula legenda yang menyebutkan kota Pontianak berasal dari kata Kun Tian. Kun Tian merupakan pelafalan bahasa Mandarin yang berarti "tempat pemberhentian."

Terakhir, kota Pontianak diceritakan berasal dari kata Pintu Anak. Pintu Anak yang dimaksud, yakni dua anak sungai, Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Sebab lokasi pertama pemukiman di Pontianak pada waktu itu berada di delta Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Landak. (Melia Setiawati)

5 dari 6 halaman

9 Waktu Tepat Cuci Tangan Hindari COVID-19

Infografis 9 Waktu Tepat Cuci Tangan Hindari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 9 Waktu Tepat Cuci Tangan Hindari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓