Luncurkan Syal Edisi Terbatas Pangeran Charles Makin Peduli Fesyen Ramah Lingkungan

Oleh Henry pada 01 Jan 2021, 06:03 WIB
Diperbarui 01 Jan 2021, 06:03 WIB
Pangeran Charles di India
Perbesar
Pangeran Charles melambaikan tangan ke arah awak media setibanya bersama sang istri, Camilla di New Delhi yang diselimuti kabut asap, Rabu (8/11). Kabut asap tebal akibat polusi udara yang tinggi menyelimuti India. (AP Photo/Manish Swarup)

Liputan6.com, Jakarta - Kiprah Pangeran Charles di dunia fesyen sepertinya akan terus berlanjut. Ayah dari Pangeran William dan Pangeran Harry ini baru saja meluncurkan syal mewah dengan edisi terbatas.

Syal wol yang diluncurkan bekerja sama dengan Mother of Pearl dan Johnstons of Elgin itu untuk mendukung keberlanjutan kegiatan aktivis lingkungan.

Kabarnya, Charles sangat melibatkan diri dalam perancangan syal eksklusif itu, yang dirilis di sela-sela ulang tahun ke-10 dari Kampanye untuk Wol. Kampanye tersebut merupakan inisiatif yang diluncurkan untuk mendidik orang-orang tentang manfaat wol dan mendukung industri wol.

Dana yang dikumpulkan dari penjualan syal edisi terbatas akan digunakan untuk mendukung kegiatan Future Textiles dari The Princes Trust.

Dilansir dari laman Times of India, 30 Desember 2020, syal tersebut memiliki tiga pola warna berbeda yang terbuat dari wol Inggris, Australia, Afrika Selatan, dan Selandia Baru. Harganya dibanderol 150 pound sterling atau sekitar Rp2,84 juta. Motif syal tersebut memiliki corak garis-garis dan houndstooth.

"Penting untuk mengingatkan orang tentang betapa berharganya dan berkelanjutan wol sebagai serat dan sebagai bahan alami," ucap Pangeran Charles dalam sebuah pernyataan dikutip dari Channel News Asia.

2 dari 4 halaman

Pegiat Lingkungan

Luncurkan Syal, Pangeran Charles Makin Peduli Fesyen Ramah Lingkungan
Perbesar
Luncurkan Syal, Pangeran Charles Makin Peduli Fesyen Ramah Lingkungan. (dok.Instagram @clarencehouse/https://www.instagram.com/p/CIYONgeAcN3/Henry)

"Wol adalah produk yang tidak akan pernah bisa dibuat oleh boffin paling cemerlang di laboratorium paling canggih," lanjut suami Camilla Rosemary Shand tersebut.

Pada November lalu, putra sulung Ratu Elizabeth ini meluncurkan koleksi fesyen berkelanjutan pertamanya yang terdiri dari 10 setelan wanita dan delapan untuk pria. Bertajuk "Modern Artisan Project," koleksi ini merupakan kolaborasi antara badan amal yang dikelola Prince of Wales, The Prince's Foundation, bersama perusahaan ritel fesyen online internasional, yaitu Yoox Net-a-Porter.

Kolaborasi ini jadi upaya mereka mempromosikan keterampilan tekstil kelas atas dan memberi wawasan industri berharga bagi para desainer muda. Di usianya yang ke 71 tahun, Pangeran Charles memang telah jadi pegiat lingkungan selama beberapa dekade.

3 dari 4 halaman

Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya
Perbesar
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓