Daftar Destinasi Wisata di Jakarta yang Tutup di Libur Natal dan Tahun Baru

Oleh Putu Elmira pada 23 Des 2020, 13:02 WIB
Diperbarui 23 Des 2020, 14:57 WIB
FOTO: Kembali Dibuka, Museum Wayang Terapkan Protokol Kesehatan
Perbesar
Pengunjung melihat-lihat koleksi Museum Wayang, Jakarta, Sabtu (13/6/2020). Museum yang berada di kawasan Kota Tua Jakarta tersebut mulai kembali dibuka saat pemberlakukan masa transisi PSBB dengan protokol kesehatan. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Berbagai upaya terus dilancarkan wilayah-wilayah di Tanah Air guna menekan lonjakan kasus Covid-19 di libur Natal dan Tahun Baru 2021. Wujud nyata dari kebijakan itu satu di antaranya dengan ditutupnya sederet destinasi wisata di Jakarta.

Beberapa destinasi wisata yang bernaung di bawah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ditutup. Penutupan dilakukan pada 25 dan 31 Desember 2020 serta 1 Januari 2021.

Berdasarkan keterangan yang dibagikan Pemprov DKI Jakarta melalui akun Instagram resmi, disertakan pula deretan destinasi wisata yang ditutup di libur akhir tahun. Masyarakat terus diimbau untuk berkegiatan di rumah saja.

 

Tempat Wisata di Jakarta Bakal Ditutup Saat PSBB
Perbesar
Pengunjung menikmati suasana Pantai Ancol, Jakarta, menjelang berlakunya PSBB, Sabtu (12/9/2020). Pemprov DKI berencana menutup sejumlah tempat rekreasi di antaranya Ancol, Ragunan, Monas, dan Taman Mini Indonesia Indah saat PSBB total pada 14 September mendatang. (Liputan6.com/Herman Zaharia)

Lantas, destinasi-destinasi wisata di Jakarta yang tutup pada libur Natal dan Tahun Baru? Mulai dari sederet museum, seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum MH. Thamrin, Museum Joang '45, Museum Taman Prasasti, Museum Wayang, Museum Bahari, Museum Tekstil, serta Museum Seni Rupa dan Keramik.

Berlanjut dengan penutupan pulau, seperti Pulai Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir. Ada pula destinasi wisata kesenian, seperti Rumah Si Pitung, Gedung Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Wayang Orang Bharata, hingga Taman Benyamin Sueb.

Selain itu, destinasi wisata lain yang ditutup meliputi Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Gedung Latihan Kesenian (lima wilayah kota), Laboraturium Tari dan Karawitan Condet, serta Kawasan Perkampungan Budaya Betawi. Masih di tanggal yang sama, penutupan juga dilakukan di Taman Margasatwa Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Ketentuan Perjalanan Dalam Negeri

Keluar-Masuk Jakarta Wajib Swab Antigen
Perbesar
Penumpang keluar dari terminal kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (17/12/2020). Pemerintah mewajibkan penumpang semua moda transportasi yang masuk dan keluar Jakarta untuk melakukan rapid test antigen mulai 18 Desember 2020 - 8 Januari 2021. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merilis Surat Edaran No. 3 Tahun 2020. Surat Edaran tersebut mengenai protokol kesehatan perjalanan orang selama libur hari raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2021 dalam masa pandemi Covid-19.

Setiap pelaku perjalanan dalam negeri harus mengikuti beragam ketentuan. Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar Provinsi/Kabupaten/Kota), transportasi udara dan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk transportasi darat, baik pribadi maupun umum, diimbau menggunakan Rapid Test Antigen paling lama 3 x 24 jam dan harus pula mengisi e-HAC Indonesia. Anak-anak di bawah 12 tahun, tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun Rapid Antigen.

3 dari 4 halaman

Infografis Keluar-Masuk Ibu Kota Wajib Rapid Test Antigen

Infografis Keluar-Masuk Ibu Kota Wajib Rapid Test Antigen. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Keluar-Masuk Ibu Kota Wajib Rapid Test Antigen. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓