7 Tips Mudah Membuat Bahan Makanan Lebih Tahan Lama Disimpan

Oleh Liputan6com pada 19 Okt 2020, 05:03 WIB
Diperbarui 19 Okt 2020, 05:03 WIB
Susu Beruang
Perbesar
7 Trik Mudah Ini Membuat Bahan Makanan di Dapur Lebih Tahan Lama Disimpan (Credit: pexels.com/pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - Belanja bulanan bagi sebagian orang menjadi kegiatan yang cukup merepotkan. Terlebih di masa pandemi, semakin banyak bahan makanan yang perlu dibeli dalam satu waktu untuk meminimalisir kegiatan di luar rumah.

Membawa pulang bahan makanan dalam jumlah yang banyak, berarti semakin lama pula kita akan mengonsumsinya. Sangatlah tidak menyenangkan jika bahan makanan yang kita simpan terlalu lama, akhirnya kedaluwarsa saat akan dikonsumsi.

 

Untuk itu, ada beberapa cara yang sebenarnya dapat dilakukan untuk membuat bahan makanan menjadi lebih awet saat disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama. Mulai dari cara menyimpan produk susu, sayuran, hingga buah-buahan segar, dan lainnya, semua ada caranya.

Berikut adalah trik menyimpan bahan makanan sepeti dilansir The Sun UK, Kamis, 15 Oktober 2020. Simak detailnya.

1. Jangan Simpan Susu di Pintu Kulkas

Berbagai produk susu dan bahan yang mengandung susu lainnya membutuhkan suhu penyimpanan yang konstan. Itulah sebabnya susu tidak boleh disimpan di bagian pintu lemari pendingin.

Pasalnya, saat pintu kulkas dibuka, hal itu dapat menyebabkan terjadinya fluktuasi suhu, atau perubahan suhu yang terus-menerus. Para ahli menyarankan untuk menyimpan susu di bagian tengah rak lemari pendingin.

2 dari 5 halaman

2. Oleskan Mentega ke Potongan Keju

ilustrasi keju penyebab bau mulut/pexels
Perbesar
Oleskan mentega ke potongan keju (dok. pexels)

Ketika menggunakan keju untuk keperluan masakan atau makanan lainnya, sering kali akan ada sisa keju yang dapat disimpan untuk digunakan lagi di lain waktu. Namun, tanpa disadari, sisi potongan keju lama kelamaan akan mengering dan keras.

Oleh karena itu ada baiknya menambahkan sedikit olesan mentega ke bagian ujung keju sebelum menyimpannya kembali ke dalam lemari pendingin. Lapisan mentega dapat membantu menjaga kondisi keju agar tidak mudah kering dan mengeras.

3. Bungkus Bagian Pucuk Buah Pisang

Satu masalah yang paling sering muncul saat menyimpan pisang berhari-hari adalah keadaannya yang terlalu cepat matang. Hal ini mengakibatkan pisang cepat bonyok, timbul bercak kecoklatan pada bagian kulit, yang membuatnya tidak lagi enak untuk disantap.

Namun, ada trik yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya kondisi pisang yang rusak, yakni dengan membungkus bagian pucuk kepala batang buah. Bungkuslah menggunakan plastic wrap atau aluminium foil kedap udara sampai rapat. Hal ini dapat meminimalisir produksi gas dalam proses pematangan pada pisang, serta mencegah proses pembusukan.

3 dari 5 halaman

4. Memanfaatkan Kembali Batang Daun Bawang

Batang Daun Bawang
Perbesar
Memanfaatkan kembali batang daun bawang (dok. Twitter @hells/ https://twitter.com/hels/status/1247316933210505216/photo/1/ Brigitta Bellion)

Tidak banyak yang tahu bahwa bagian akar dan batang daun bawang sebenarnya bisa ditanam kembali. Ambil saja beberapa sisa potongan daun bawang yang masih memiliki akar di pangkalnya, lalu rapikan bagian atasnya sehingga semuanya memiliki panjang yang sama.

Tempatkan mereka di segelas air, sehingga hanya bagian putihnya yang terendam dan letakkan di dekat jendela dengan tangkapan sinar matahari yang baik. Dalam beberapa hari Anda akan mulai melihat pertumbuhannya kembali. Bagian hijau dapat digunakan untuk memasak dan setelah dipangkas akan terus tumbuh, dan persediaan Anda tidak akan ada habisnya.

5. Simpan Bawang di Dalam Stockings

Bawang bombay dan bawang putih bisa tetap segar hingga enam bulan dengan menyimpannya dalam stockings, atau celana transparan berjaring yang ketat. Buat simpul pada setiap bagian atas dan bawah setiap bawang, dan gantung di tempat yang sejuk dan kering. Hal ini akan mencegahnya dari proses pembusukan atau pun berakar.

4 dari 5 halaman

6. Simpan Kentang Bersama Apel

Ilustrasi Kentang
Perbesar
Simpan kentang bersama apel (dok. Pexels/ Pixabay)

Guna menghindari kondisi kentang berkecambah, Anda dapat memanfaatkan apel yang sifatnya melepaskan gas etilen yang biasanya digunakan untuk mematangkan buah. Teori ini diuji oleh American Test Kitchen yang menemukan bahwa trik tersebut membantu kentang agar bertahan hingga delapan minggu tanpa pertumbuhan tunas yang mengganggu.

7. Menyimpan Potongan Alpukat

Jika Anda menyisakan setengah alpukat untuk dimakan nanti, guna mencegahnya berubah warna menjadi cokelat, dapat diberi sedikit semprotan cooking spray, yang biasanya digunakan sebagai pengganti minyak goreng. Hal itu akan menjadi penghalang oksigen pada alpukat, yang mencegahnya dari oksidasi hingga berubah menjadi coklat. (Brigitta Valencia Bellion)

Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker
Perbesar
Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker (Liputan6.com/Abdillah)
5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓