Terungkap Alasan Ratu Elizabeth II Kerap Kenakan Kalung Mutiara

Oleh Putu Elmira pada 09 Agu 2020, 17:30 WIB
Diperbarui 09 Agu 2020, 17:30 WIB
Ratu Elizabeth II dan sang suami Pangeran Philip
Perbesar
Ratu Elizabeth II dan sang suami Pangeran Philip (Neil Hall/Pool via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Kehidupan para anggota kerajaan Inggris selalu sukses jadi sorotan publik. Tak terkecuali dengan penampilan Ratu Elizabeth II yang kerap terlihat mengenakan perhiasan, termasuk kalung mutiara, dalam berbagai kesempatan.

"Mutiara adalah tradisi bagi Ratu sejak seribu tahun yang lalu, tidak pernah ada Ratu yang tidak memakai mutiara," kata Leslie Field penulis The Queen's Jewels kepada People, seperti dilansir pada Minggu (9/8/2020).

"Mereka (mutiara) langka, indah dan berkilau dan semakin Anda memakainya, semakin berkilau jadinya," tambah Field.

Dari potongan untai tunggal hingga kalung enam untai yang rumit diberikan kepadanya selama kunjungan ke Qatar. Maka dari itu, tak heran Ratu Elizabeth II memiliki koleksi mutiara yang cukup banyak. Namun, desain klasik tiga untai yang terbuat dari mutiara warisan keluarga yang paling gemar ia kenakan.

"Itu adalah kalung yang dia rasa cocok, dia ingin memakai mutiara setiap hari seperti yang dilakukan ibu dan neneknya sebelum dia," jelas Field.

"Dia tidak akan memakai kalung berlian untuk pergi ke makan siang amal, sudah menjadi tradisi bahwa seorang perempuan akan memakai mutiara di siang hari," tambahnya.

Terbuat dari graduated pearl dan pengait berlian, Ratu membuatnya setelah naik takhta. Kalung itu jadi pilihannya saat membuat pernyataan di televisi termasuk di April, saat ia memberi pidato di tengah pandemi corona.

Ratu Elizabeth II memakainya kembali pada awal Agustus pada pertemuan virtual dengan anggota Angkatan Bersenjata. Momen terbaru adalah ketika acara pernikahan cucunya, Putri Beatrice.

Beragam Kesempatan

Ratu Elizabeth II Bangkitkan Memori Perang Dunia II Saat Berpidato tentang Krisis Corona
Perbesar
Ratu Elizabeth II menyampaikan pidato tentang krisis corona COVID-19. (dok. foto Buckingham Palace/AFP)

Kecintaan Ratu pada mutiara dimulai sejak awal hidupnya. Hal ini berkat tradisi keluarga yang dimulai oleh nenek buyutnya, Ratu Victoria.

"Dia memberi setiap putri dan cucu perempuannya sebuah mutiara setiap tahun pada hari ulang tahun mereka sehingga pada saat mereka mencapai usia 18 tahun, mereka akan memiliki cukup mutiara untuk sebuah kalung," kata Field.

Tercatat tradisi kerajaan dilanjutkan oleh ayah Ratu Elizabeth II sendiri, Raja George VI yang memberinya rantai platinum tipis yang ditambahkan dua mutiara pada setiap ulang tahunnya. Pada 1935 saat Perayaan Peraknya, kakek Ratu, Raja George V, sekali lagi memberikan mutiara kepada Ratu.

Kali ini kalung mutiara tiga untai dan saudara perempuannya Putri Margaret dianugerahi gaya dua untai, yang mereka berdua kenakan untuk penobatan orang tua mereka pada 1937. Mereka tersenyum dari balkon Istana Buckingham saat mereka melambai ke kerumunan.

"Dia masih seorang gadis kecil tetapi dia ingin kedua putrinya memiliki kalung mutiara pertama mereka dari kakek," kata Field.

Ratu Elizabeth II mengenakan mutiara pada hari pernikahannya pada 1947. Ia memilih desain dua helai yang apik, yang diyakini sebagai dua kalung terpisah dan beberapa mutiara tertua dalam koleksi Ratu. Sebelumnya, dia memakai kalung serupa untuk mengumumkan pertunangannya dengan Pangeran Philip awal tahun itu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓