Malin Kundang Buka Rangkaian Teater Musikal Virtual Seri Cerita Rakyat

Oleh Dinny Mutiah pada 24 Jul 2020, 18:03 WIB
Diperbarui 24 Jul 2020, 18:07 WIB
Upaya Pemkot Padang Jaga Kepopuleran Batu Malin Kundang yang Mendunia
Perbesar
Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat sedang merevitalisasi Batu Malin Kundang yang menjadi ikonik pariwisata di Pantai Air Manis itu. (Liputan6.com/Novia Harlina)

Liputan6.com, Jakarta - Hiburan virtual semakin semarak. Kali ini, giliran teater musikal yang bakal pentas di rumah saja. Legenda Malin Kundang menjadi cerita pembuka dari enam cerita rakyat Indonesia yang bakal dihadirkan dalam format online.

Naskah #MusikalDiRumahAja versi Malin Kundang ditulis oleh Titien Wattimena. Pertunjukan diselipi pembelajaran abadi yang tak lekang oleh zaman bagi setiap anak, mau besar atau kecil.

Plot cerita Malin Kundang yang diangkat dalam teater musikal tetaplah sama seperti aslinya. Malin Kundang diajak istrinya kembali ke kampung. Di situlah kemudian pasangan kaya raya ini bertemu ibu dari Malin Kundang.

Namun, Malin Kundang tak mau mengakui perempuan tua dan miskin itu sebagai ibunya. Ia memaki bahkan mengusir ibunya pergi. Sang Bunda merana, semesta pun murka.

Dalam rilis yang diterima Liputan6.com, pemeran Malin Kundang dalam teater musikal adalah Nino Prabowo. Ia mengaku masa kecilnya juga diwarnai cerita tentang anak durhaka tersebut.

"Kisah Malin Kundang tentu sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Kisah klasik yang sudah diceritakan secara turun temurun ini, telah mewarnai masa kecil banyak anak Indonesia. Semoga penayangan kisah Malin Kundang dalam program #MusikalDiRumahAja ini dapat menghibur serta mengingatkan kembali para penikmat seni tentang nilai-nilai budaya serta pesan moral yang terkandung di dalamnya," ujarnya.

Selain Nino Prabowo yang berperan sebagai Malin Kundang, program ini juga menghadirkan para peserta Indonesia Menuju Broadway, antara lain Dea Panendra sebagai Rubayah, Desmonda Cathabel sebagai Nur, dan Naura sebagai narator.

Kesempatan ini menjadi panggung virtual perdana mereka setelah mendapatkan beasiswa pelatihan ilmu panggung dengan standar broadway di Indonesia dan juga menginjakkan kaki ke jantung industri teater broadway, New York, Amerika Serikat, pada 2019 yang lalu. Sementara, posisi sutradara diisi oleh sutradara teater Rama Soeprapto yang berkolaborasi dengan sutradara film Pritagita Arianegara. 

2 dari 3 halaman

Blue Screen

Pantai Air Manis Padang
Perbesar
Bukan hanya keindahan pantai, keberadaan Batu Malin Kundang yang legendaris masih menjadi magnet kuat menyedot pengunjung terutama saat akhir pekan dan musim liburan. (Liputan6.com/ Novia Harlina)

Rama menjelaskan, Musikal di Rumah Aja menjadi wadah para seniman panggung untuk berkreasi dan menuangkan kreativitas di tengah pandemi Covid-19. Karena menggunakan platform online, sejumlah penyesuaian pun dilakukan.

"Kali ini, kami memanfaatkan teknologi yang ada. Menggunakan studio dengan blue screen dan properti pendukung, Malin Kundang mengambil setting suasana rumah Indonesia dan daerah pesisir laut untuk menunjang suasana cerita," ujar Rama.

Teater musikal Malin Kundang mulai ditayangkan perdana pada Kamis malam, 23 Juli 2020, dan akan ditayangkan hingga tujuh hari ke depan setiap pukul 20.00 WIB. Penonton bisa mengakses secara bebas melalui akun YouTube IndonesiaKaya hingga episode baru diluncurkan.

"Semoga sajian ini dapat menghibur dan diterima dengan baik oleh para penikmat seni di rumah," ujar Renitasari Adrian, Program Director Indonesiakaya.com.

Musikal di Rumah Aja merupakan persembahan kolaborasi BOOW LIVE dan Indonesiakaya.com. Total ada enam cerita rakyat Indonesia dan melibatkan enam sutradara teater, enam sutradara film, enam sinematografer, tujuh penata musik, serta 44 aktor, aktris dan penari Indonesia, dengan format online.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓