Thailand Wajibkan Calon Penumpang Punya Surat Bebas Covid-19 Sebelum Beli Tiket Pesawat

Oleh Dinny Mutiah pada 20 Jul 2020, 20:03 WIB
Diperbarui 20 Jul 2020, 20:03 WIB
Boeing 737 MAX-8 pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh Lion Air.
Perbesar
Boeing 737 MAX-8 pertama di Indonesia yang dioperasikan oleh Lion Air.

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Penerbangan Sipil Thailand baru-baru ini mengubah peraturannya untuk semua penerbangan internasional yang memasuki negara Gajah Putih itu. Semua penumpang harus memiliki sertifikat medis yang menunjukkan bahwa mereka bebas Covid-19 sebelum memesan tiket pesawat.

Dilansir dari The Thaiger, Senin (20/7/2020), langkah tersebut merespons keputusan Tiongkok untuk melarang sementara Thai Lion Air dan Thai AirAsia X untuk memasuki wilayah udara mereka. Thai Lion Air melayani rute Bangkok-Guangzhou, sedangkan Thai AirAsia X melayani rute Bangkok-Tianjin.

Kedua maskapai tersebut terbukti mengangkut penumpang positif Covid-19 saat tiba di Tiongkok. Keputusan pelarangan sementara diumumkan Administrasi Penerbangan Tiongkok pada Rabu pekan lalu.

Kebijakan tersebut resmi berlaku pada hari ini untuk jangka waktu sepekan ke depan. Hal itu sebagai sanksi karena kedua maskapai membawa pasien Covid-19 ke negeri Tirai Bambu.

Dikutip dari The Nation, kebijakan China memicu kebijakan baru dari pihak Thailand. Direktur Otoritas Penerbangan Sipil Thailand Chula Sukmanop mengumumkan bahwa otoritas harus kembali menyesuaikan peraturan. HalĀ itu bertujuan mencegah penerbangan komersial Thailand maupun penerbangan charter yang mendarat di Thailand menyebarkan virus Covid-19 di negara itu.

"Bila ditemukan ada pasien Covid-19 dalam penerbangan tersebut, maskapai akan segera dimasukkan daftar hitam," kata Sukmanop.

2 dari 3 halaman

11 Traveler

Thai AirAsia
Perbesar
Thai AirAsia (Dok.Instagram/@airasia_thai/https://www.instagram.com/p/B9gnjImJZe6/Komarudin)

Sebelumnya, 11 traveler yang menumpang Thai Lion Air dengan nomor penerbangan SL117 dengan rute menuju Guangzhou, serta Thai AirAsia X nomor XJ808 tujuan Tianjin terbukti positif Covid-19. Kedua penerbangan sempat transit di Bangkok meski tidak seorang penumpang pun meninggalkan pesawat selama periode transit yang singkat.

Ketakutan akan gelombang kedua infeksi virus SARS-CoV-2 disambung dengan penundaan jadwal penerbangan internasional yang kembali ke Thailand. Negara itu kini nyaris melarang seluruh penerbangan internasional yang akan tiba, kecuali beberapa orang yang masuk kategori sangat khusus.

Sementara itu, Pusat Administrasi Situasi Covid-19 Thailand menargetkan lima kelompok orang akan bisa memasuki Thailand seiring pemberlakuan Fase 6 pada minggu ini. Kelompok itu akan termasuk pekerja migran dan beberapa orang asing. Rapat yang membahas pembukaan fase berikutnya sudah didiskusikan pada Minggu, 19 Juli 2020.

Pejabat setempat menjabarkan pekerja konstruksi migran dan mereka yang bekerja di industri ekspor makanan, akan diizinkan memasuki Thailand. Tamu asing yang terlibat dalam pameran perdagangan, orang asing yang terlibat dari produksi film, dan traveler yang merupakan anggota skema Kartu Elite Thailand, juga akan bisa masuk Thailand.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓