5 Kesalahan Kebiasaan Keluar Rumah Saat Pandemi Corona

Oleh Henry pada 19 Jul 2020, 16:00 WIB
Diperbarui 19 Jul 2020, 16:00 WIB
FOTO: Lockdown Dilonggarkan, Mal Thailand Kembali Ramai
Perbesar
Pengunjung menjaga jarak fisik saat akan masuk mal mewah Siam Paragon di Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2020). Thailand mengizinkan toko serba ada, pusat perbelanjaan, dan bisnis lain kembali dibuka untuk menghidupkan kembali ekonomi yang rusak akibat pandemi COVID-19. (AP Photo/Gemunu Amarasinghe)

Liputan6.com, Jakarta -  Berada di dalam rumah dinilai sebagai hal terbaik yang bisa dilakukan selama pandemi Corona Covid-19. Ini agar kita tidak terpapar virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China itu.

Namun, kini kita sudah harus bersiap memasuki era new normal meski wabah corona belum kunjung berlalu. Namun kini kita sudah diperbolehkan beraktivitas di luar rumah dengan mematuhi protokol kesehatan. Sebagian orang sudah mulai bekerja dan membuka usahanya.

Sejumlah tempat yang tadinya tutup seperti tempat wisata dan pusat perbelanjaang juga sudah mulai dibuka. Namun perlu diingat kalau Covid-19 belum sepenuhnya berlalu. Karena itu, jangan abaikan protokol kesehatan yang harus kita lakukan saat berada di luar rumah.

Dilansir dari Times of India, setidaknya ada lima kesalahan yang bisa melipatgandakan risiko Anda tertular wabah Covid-19 saat keluar rumah, dan karena itu jangan sampai Anda lakukan. Apa saja?

1. Keluar tanpa masker, pembersih tangan dan tisu

Seberapa jauh dan dekat atau seberapa lama Anda akan pergi ke tempat yang dituju, penting untuk memakai masker wajah setiap kali Anda melangkah kaki di luar pintu.

Bawa juga cairan pembersih tangan atau hand sanitizer dan tisu.  Ingat, orang yang kita temui bisa saja termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dan menyebarkan wabah corona.

2. Menganggap pandemi corona sudah hilang atau tidak berbahaya

Kita mungkin sering lupa atau menganggap remeh karena pembatasan seperti PSBB atau lockdown sudah dicabut, padahal itu tidak berarti bahwa pandemi corona tidak lagi menjadi ancaman.

Jadi, penting untuk mempraktikkan semua tindakan menjaga jarak sosial dan mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan setiap kali Anda keluar dari rumah.

2 dari 3 halaman

3. Berbelanja yang Tidak Perlu

Ilustrasi belanja
Perbesar
Ilustrasi belanja (Dok.Unsplash)

Sekarang ini, termasuk di Indonesia, mal-mal atau pusat perbelanjaan sudah dibuka kembali. Jalan-jalan ke mal dan belanja memang menyenangkan, tapi disarankan untuk berlatih menahan diri.

Selama pandemi, prioritas pertama Anda haruslah aman secara finansial sehingga Anda dapat mengurus semua biaya medis atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi, tak usah membeli barang yang tidak atau kurang diperlukan.

4. Tidak berhati-hati saat menyentuh benda di luar ruangan

Saat ini adalah waktunya untuk menjadi lebih berhati-hati terhadap apa yang kita sentuh di luar ruangan maupun ruang publik. Karena semakin banyak orang yang kembali ke pekerjaan mereka, sekarang bukan saatnya untuk bersikap masa bodoh ketika harus menyentuh permukaan benda.

5. Berhenti update berita seputar pandemi corona

Mengikuti berita tentang meningkatnya jumlah kasus virus corona Covid-19 serta angka kematian memang sangat mengganggu dan pastinya tidak menghibur.

Namun, bukan berarti Anda harus berhenti mengakses berita terbaru soal pandemi corona Covid-19. Tak harus setiap waktu, cukup sediakan waktu luang setiap hari untuk mengetahui tentang berita Covid-19 terbaru, terutama di masa new normal saat ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini :

Lanjutkan Membaca ↓