G-Shock Gandeng Label Streetwear Indonesia Ciptakan Jam Tangan Edisi Terbatas

Oleh Dinny Mutiah pada 15 Jun 2020, 22:03 WIB
Diperbarui 15 Jun 2020, 22:03 WIB
G-Shock Gandeng Label Streetwear Indonesia Ciptakan Jam Tangan Edisi Terbatas
Perbesar
Jam tangan terbaru G-Shock yang menggandeng label streetwear Indonesia sekaligus desainer Singapura. (dok. Casio Indonesia/Dinny Mutiah)

Liputan6.com, Jakarta - G-Shock, label jam tangan asal Jepang kembali berkolaborasi. Kali ini giliran merek streetwear Indonesia, Not For People (NFP) digandeng dalam proyek mendesain model jam tangan DW-5600. Sebelumnya, brand tersebut sempat berkolaborasi dengan merek streetwear lokal lainnya, Dominate, pada awal 2020.

Proyek kolaborasi terbaru itu juga menggandeng Mark Ong, desainer sneaker dari Singapura yang membawahi merek Sabotage (SBTG). Kerja sama kedua label tersebut sudah dilakukan berulang dalam beberapa tahun terakhir.

"Di dalam kolaborasi ini kita semua bisa melihat sebuah jam tangan dengan nilai-nilai yang sama. Ketiganya tangguh, ketiganya digemari oleh anak muda, khususnya penikmat streetwear fashion, dan ketiganya penuh kreativitas," ujar Riry Silalahi, Marketing Manager, Casio Jakarta, dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Senin (15/6/2020).

Proyek kolaborasi itu dinamakan The Contract yang simbolnya digrafir pada penutup jam bermaterial logam. Menurut Riry, DW-5600 merupakan salah satu model origin dari G-Shock. Produk ini akan tersedia hanya di Indonesia mulai 20 Juni 2020.

"Nilai-nilai tersebut tertuang dalam DW-5600, sebuah model origin dari G-ShockK, yang kembali terpilih untuk merealisasikan kolaborasi ini," sambung Riry.

Elden Yoliva, salah satu founder dari NFP, mengaku antusias. Ia mengatakan merasa tertantang sekaligus berdebar atas kolaborasinya bersama label jam asal Jepang sekaligus SBTG.

"We are thrilled and pumped up at the same time, karena selain berkolaborasi lagi dengan SBTG, kali ini kolaborasi kami juga dilengkapi G-Shock, brand yang sudah dikenal dan established sejak lama," kata Elden.

Hal senada juga diungkapkan Mark Ong, desainer SBTG. Ia mengatakan kolaborasi merupakan media untuk saling berbagi energi positif. "Nah, apa yang lebih baik dari membagikan semangat positif melalui jam tangan seperti G-Shock? Selain logo NFP yang terpampang pada jam ini, model DW-5600 memperlihatkan pola militer dari SBTG," ucapnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Dijual Terbatas

G-Shock Gandeng Label Streetwear Indonesia Ciptakan Jam Tangan Edisi Terbatas
Perbesar
Simbol kolaborasi di penutup jam tangan terbaru G-Shock. (dok. Casio Indonesia/Dinny Mutiah)

Kesan maskulin nan kuat terpancar dalam desain The Contract. Tercermin lewat warna hitam pekat mulai dari cangkang hingga tali digabung dengan pola militer camouflage khas SBTG. Dial dari jam ini pun dibuat berwarna hitam. Logo NFP dan SBTG yang terdapat pada pangkal strap jam ini mempertegas kolaborasi ketiga merek tersebut.

Tidak hanya itu saja, G-SHOCK x NFP x SBTG memiliki kemasan yang dirancang khusus dengan warna hitam bertuliskan ketiga merek yang bekerja sama, dan dihiasi pola militer khas SBTG.

Alvin Harirahardjo, Head of Casio Division, PT Gilang Agung Persada, distributor resmi jam tangan Casio di Indonesia mengatakan, "Kami melihat secara langsung antusiasme penggemar G-SHOCK di Indonesia setiap kali diluncurkan kolaborasi dengan merek lokal. Kami mengerti bahwa kolaborasi seperti ini memang akan selalu dinantikan oleh Indonesia, maka dari itu kami pun tidak sabar untuk segera meluncurkan produk spesial ini."

DW-5600 seri kolaborasi G-SHOCK x NFP x SBTG dibuat secara terbatas, hanya 100 unit. Harganya Rp. 2.749.000 per unit.

"Selanjutnya kami akan mengeluarkan second drop di website Casio," tambah Alvin.

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya