Pria Berhazmat Nyaris Gondol Lukisan Bansky yang Bernilai Rp89,6 Miliar

Oleh Dinny Mutiah pada 25 Mei 2020, 11:02 WIB
Diperbarui 25 Mei 2020, 11:02 WIB
Pria Berhazmat Nyaris Gondol Lukisan Bansky yang Bernilai Rp89,6 Miliar
Perbesar
Game Changer, lukisan Bansky yang nyaris digondol maling. (dok. Instagram @bansky/https://www.instagram.com/p/B_2o3A5JJ3O/Dinny Mutiah)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pencuri yang mengenakan pakaian hazmat mencoba mengambil sebuah lukisan karya Bansky, seniman misterius, yang didonasikan bagi sebuah rumah sakit di Inggris. Si pencuri datang mengendap-endap pada pagi buta dan terlihat mondar-mandir di dekat lukisan tersebut.

Namun, petugas yang berjaga memantau gerak-gerik di pencuri lewat kamera pengawas. Saat usahanya makin nyata, petugas keamanan keburu membekuk si pencuri.

Dikutip dari The Sun, Senin (25/5/2020), seorang sumber mengatakan, "Pria itu hanya berjalan mengacungkan bor tanpa kabel. Petugas keamanan melihat gerak-geriknya dan bertanya kepasa penyelia apakah mereka harus menghentikannya. Mereka lalu disuruh untuk mengawasinya dan dia terlihat berjalan melewati gambar setidaknya lima kali. Jelas ia sedang mengincarnya."

Selanjutnya, petugas membekuknya dan dia dikeluarkan dari rumah sakit. Pihak rumah sakit membenarkan kasus pencurian lukisan yang gagal. Tapi, mereka tak melaporkannya kepada polisi.

Lukisan Bansky tersebut dinamai Game Changer. Lukisan tersebut diperkirakan berharga 5 juta pound sterling atau sekitar Rp89,6 miliar. Pihak rumah sakit berencana melelangnya agar dananya bisa didonasikan untuk rumah sakit dan para tenaga medis yang sedang merawat pasien Covid-19.

Lukisan menampilkan seorang bocah lelaki yang sedang memainkan boneka perawat dengan menerbangkannya seolah-olah dia adalah Superman.

 

2 dari 3 halaman

Bukan Kasus Pencurian Pertama

Lukisan Girl With Balloon
Perbesar
Jurnalis menggunakan smartphone mengambil gambar lukisan karya seniman Bansky "Girl with Balloon" di rumah lelang Sotheby London, 12 Oktober 2018. Lukisan tersebut menggambarkan seorang anak yang melepas balon merah berbentuk hati. (BEN STANSALL/AFP)

Di dekat si bocah, terdapat dua boneka superhero lainnya, Batman dan Spiderman, yang dibiarkan menganggur di keranjang. Lewat lukisan tersebut, Bansky seolah-olah memberikan pesan bahwa tenaga medis adalah pahlawan sejati.

Bansky meninggalkan lukisan tersebut di Southampton General Hospital dengan catatan. "Terima kasih atas semua yang Anda lakukan. Aku harap ini bisa sedikit mencerahkan tempat ini, walau hanya lukisan hitam putih," tulisnya.

Kasus tersebut bukan kasus pencurian pertama lukisan Bansky. Sebelumnya, dua lukisan si seniman misterius juga sempat hilang sebelum berhasil ditemukan di Paris pada Februari lalu.

Lukisan karya Bansky dikenal berharga tinggi. Sebuah karyanya berhasil terjual senilai 9,9 juta pound sterling pada Desember 2019 lalu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓