Tips Berobat ke Luar Negeri Sambil Berwisata

Oleh Liputan6.com pada 30 Apr 2020, 04:12 WIB
Diperbarui 01 Mei 2020, 21:46 WIB
Hotel di Ubud Tawarkan Wisata Kesehatan Sambil Liburan

Liputan6.com, Jakarta - Sampai sekarang ini, berobat ke luar negeri masih menjadi primadona banyak orang. Tidak bisa dipungkiri, dengan segala kelebihan yang dimiliki, mulai dari alat medis yang canggih, tenaga ahli yang mumpuni, serta penanganan yang cepat membuat masyarakat tergiur untuk mencobanya.

Bahkan terbang melintasi berbagai negara bahkan juga benua tidak masalah asalkan mendapatkan pengobatan yang layak atas penyakitnya.

Namun tentu saja, pergi berobat ke luar negeri tidak bisa sembarangan. Karena banyak hal-hal yang perlu untuk diperhatikan supaya pengobatan yang dilakukan bisa berjalan lancar. Simak tips-tips berobat ke luar negeri seperti berikut ini.

Mengumpulkan Informasi yang Benar dan Terperinci

Hal penting yang wajib dilakukan sebelum berobat ke luar negeri, terutama bagi yang pertama kali melakukannya adalah mengumpulkan informasi yang akurat. Mulai dari destinasi negara yang akan dituju, rumah sakitnya, dokter spesialisnya, jenis perawatan, sampai dengan persyaratan visa.

Itu semua dilakukan semata-mata supaya tidak kebingungan saat waktu pengobatan tiba. Pastikan semua informasi yang didapatkan akurat . Karena jika ada kesalahan yang fatal akan sangat merugikan. Bagaimana tidak, biaya sudah keluar banyak namun pengobatan yang dilakukan terancam tidak bisa dilakukan karena kesalahan informasi.

Kalau tidak ingin terlalu kerepotan, bisa meminta bantuan ke MediSata Indonesia. Terutama bagi yang ingin berobat ke Malaysia dan Singapura. MediSata Indonesia sendiri merupakan perwakilan Rumah Sakit Malaysia dan Singapura di Indonesia, layanannya 100 persen gratis.

Mulai dari memberikan informasi perkiraan biaya berobat, rekomendasi dokter, mengecek jadwal dokter, membuat appointment, sampai dengan booking hotel.

Mengecek Asuransi Kesehatan yang Dimiliki

Bagi yang memiliki asuransi kesehatan, periksa apakah perusahaan mengcover biaya pengobatan atau perawatan internasional. Hubungi pihak-pihak terkait mengenai asuransi.

Namun jika sudah ditanyakan dan tidak mencakup, cari tahu alternatif lainnya. Misalnya saja cover biaya untuk penyakit kronis atau kritis, jika ada bisa sedikit membantu biaya.

Memperbaharui Rekam Medis (Catatan Kesehatan)

Jika sudah mendapatkan rumah sakit yang akan dituju, ada hal penting yang perlu dipersiapkan, yakni rekam medis terbaru. Surat keterangan ini nantinya digunakan untuk memberikan informasi secara lebih detail mengenai kondisi kesehatan.

Kalau informasinya sudah lengkap, dokter luar negeri yang dituju akan lebih memahami pengobatan selanjutnya yang akan dilakukan. Maka dari itulah, pastikan memiliki catatan kesehatan terupdate. Bawa juga beberapa salinannya, untuk berjaga-jaga jika dibutuhkan.

Pikirkan Tempat Menginap dan Waktu Tinggal

Hal lainnya yang tidak kalah penting untuk dipikirkan adalah di mana dan berapa lama akan tinggal. Jika memiliki kediaman atau keluarga tentunya akan lebih mudah. Namun jika tidak memilikinya, bisa menginap di hotel terdekat dari rumah sakit atau alternatif lain. Ketahui juga prosedur-prosedur yang dilakukan supaya bisa mengira-ngira berapa lama akan tinggal.

Memang benar beberapa rumah sakit ada yang memberikan opsi penginapan untuk pendamping pasien, tapi biasanya yang ditawarkan harganya cukup mahal. Maka dari itulah, perlu untuk mencari informasi mengenai penginapan juga.

Malaysia Gunakan Pemindai Suhu di Bandara Antisipasi Virus Corona
Petugas kesehatan memeriksa 'thermal scanner' untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Selasa (21/1/2020). Pemerintah Malaysia mulai mengoperasikan alat pemindai suhu tubuh merespons penyebaran virus korona yang kian masif di China. (MOHD RASFAN/AFP)

Perkirakan dan Persiapkan Dana yang Dibutuhkan

Tidak kalah penting dari sebelum-sebelumnya adalah memperkirakan dan mempersiapkan dana yang dibutuhkan untuk berobat ke luar negeri. Buat perkiraan biaya total yang perlu untuk dikeluarkan, mulai dari sebelum pengobatan sampai dengan setelahnya. Termasuk juga biaya tiket perjalanan, transportasi, dan juga akomodasi selama berada di negara tujuan.

Lakukan perhitungan dengan baik dan terperinci, supaya biaya tidak membengkak. Tambahkan juga beberapa biaya tak terduga supaya jika terjadi apa-apa sudah tidak kesusahan nantinya.

Tetap Berkomunikasi dengan Dokter di Negara Asal

Penting untuk dilakukan adalah tetap berkomunikasi dengan dokter di negara asal selama proses pengobatan. Berikan informasi terbaru mengenai pengobatan yang akan dilakukan.

Pada beberapa kasus, ada dokter dari negara asal yang perlu untuk berkoordinasi dengan dokter yang sekarang untuk memaksimalkan perawatan yang dilakukan. Dokter di negara asal juga bisa untuk tempat konsultasi, terutama mengenai rekam medis.

Membawa Beberapa Keluarga Supaya Memudahkan

Berobat ke luar negeri tentunya akan banyak hal-hal yang perlu untuk diurus. Maka dari itulah perlu sekali membawa satu atau dua anggota keluarga lainnya. Tentunya jika uang yang dimiliki memadai dan cukup. Mereka akan sangat membantu untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang diperlukan saat melakukan perawatan.

Dalam kondisi yang kurang mendesak, misalnya saja melakukan kontrol kesehatan memang bisa dilakukan sendiri. Namun lebih baik dilakukan bersama dengan pasangan atau anggota keluarga supaya mengurangi stres.

Persiapkan Barang-barang Keperluan dengan Baik

Pastikan untuk membawa barang-barang yang dibutuhkan dengan baik. Mulai dari dokumen pribadi (paspor, visa, uang, asuransi, dan lain-lain), tiket dan nomor kontak darurat, catatan kesehatan, pakaian yang nyaman, serta obat-obatan penting.

Sebelum berangkat, cek lagi apakah barang yang dibutuhkan sudah dikemas dengan baik. Bagi yang melakukan pengobatan ke luar negeri pertama kalinya, tentunya akan banyak sekali yang perlu dipersiapkan. Semoga tips-tips di atas bisa memudahkan Anda.