Ralph Lauren Luncurkan Busana dari Botol Plastik Bekas

Oleh Henry pada 27 Apr 2020, 09:01 WIB
Diperbarui 27 Apr 2020, 09:01 WIB
Ralph Lauren Luncurkan Busana dari Plastik Bekas
Perbesar
Ralph Lauren Luncurkan Busana dari Plastik Bekas. (dok.Instagram @ralphlauren/https://www.instagram.com/p/B_QdohlBQce/Henry)

Liputan6.com, Jakarta - Rumah mode Ralph Lauren meluncurkan lini busana terbarunya "Earth Polo". Uniknya, busana ini menggunakan bahan dasar botol plastik bekas dan diproses tanpa menggunakan air.

"Earth Polo adalah lambang dari transisi yang kami lakukan di semua lini busana, produk, dan bahan utama kami," tulis pihak rumah mode tersebut dalam sebuah pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram mereka, baru-baru ini.

Dalam keterangan tersebut, Ralph Lauren menjelaskan bahwa tujuan utama dari penggunaan botol plastik sebagai bahan dasar busana adalah untuk melestarikan alam.

Rumah mode ini menyatakan ingin menciptakan benda-benda yang dimaksudkan untuk dipakai, dicintai, dan diteruskan ke generasi berikutnya.

"Itu berarti kami harus merancang produk dan pengalaman yang lebih berkelanjutan dengan mencari sumber daya secara bertanggung jawab, memproduksi secara efisien, dan berinvestasi dalam inovasi yang memajukan upaya ini menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," sambung keterangan tertulis tersebut.

Produk terbaru ini juga dibuat dalam rangka Hari Bumi Sedunia yang diperingati pada 22 April kemarin. Setiap satu potong busana Earth Polo dibuat seluruhnya dari botol plastik, diwarnai menggunakan proses yang sepenuhnya tanpa air dan dirancang dengan mempertimbangkan kelestarian alam.


Mengurangi Jumlah Plastik

Ralph Lauren Luncurkan Busana dari Plastik Bekas
Perbesar
Ralph Lauren Luncurkan Busana dari Plastik Bekas. (dok.Instagram @ralphlauren/https://www.instagram.com/p/B_QdohlBQce/Henry)

"Pada tahun 2025, kami juga berjanji untuk menggunakan 170 juta botol plastik dalam produk dan kemasan kami. Dengan melakukan itu, kami berharap bisa mengurangi jumlah plastik yang berakhir di lautan dan tempat pembuangan sampah di seluruh dunia," tulis pernyataan tersebut.

Meski begitu, rumah mode asal Amerika Serikat tersebut mengakui bahwa mereka belum 100 persen menjadi perusahaan yang menggunakan produk berkelanjutan atau daur ulang.

Menurut mereka, keberlanjutan bukan sekadar tren, tapi itu adalah masa depan kita semua. Mereka juga berkomitmen untuk keberlanjutan yang sederhana.

"Kami ingin meningkatkan bagaimana cara kami memproduksi barang, membayangkan kembali cara kami mencari bahan dan memikirkan kembali cara kami mengonsumsi energi," tulis pihak Ralph Lauren di akhir pernyataannya.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya