Waspada, 6 Kebiasaan Makan yang Bisa Melemahkan Imun Tubuh

Oleh Putu Elmira pada 16 Apr 2020, 05:01 WIB
Diperbarui 16 Apr 2020, 14:22 WIB
Ilustrasi Makan
Perbesar
Ilustrasi makan (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Liputan6.com, Jakarta - Menjaga imun tubuh menjadi salah satu hal paling penting, apalagi di tengah pandemi corona Covid-19. Untuk memperkuat kekebalan tubuh ada dua poin yang terlebih dahulu harus diperhatikan.

Dilansir dari Health, Selasa, 14 April 2020, adalah bagaimana memilih makanan yang dapat membantu mendukung fungsi kekebalan tubuh, sementara menghindari perilaku yang dapat melemahkan imunitas.

Lalu, apa saja enam kebiasaan yang harus diperhatikan saat Anda tengah berupaya untuk meningkatkan imun tubuh? Simak rangkuman selengkapnya di bawah ini.

1. Mengonsumsi gula berlebih

Mengurangi kelebihan gula adalah ide yang tepat karena sejumlah alasan, termasuk untuk kesehatan mental. Langkah ini juga dapat bermanfaat untuk dukungan imuntubuh.

Anda harus menghindari surplus berkelanjutan atau kelebihan konsumsi jangka pendek adalah tujuan yang bermanfaat. The American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi gula tambahan, jenis yang ditambahkan pada makanan oleh Anda atau pabriknya, tidak lebih dari enam sendok teh per hari untuk perempuan dan sembilan untuk pria.

Satu sendok teh sama dengan empat gram gula tambahan, sehingga 24 dan 36 gram gula tambahan masing-masing untuk perempuan dan pria setiap hari.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Berlebihan dengan konsumsi garam

Ilustrasi Garam
Perbesar
Ilustrasi Garam (iStockphoto)​

Anda dapat mengaitkan kelebihan natrium dengan masalah seperti retensi cairan dan tekanan darah tinggi. Tetapi sebuah penelitian baru dari University Hospital of Bonn yang dilakukan pada manusia dan tikus menyimpulkan bahwa terlalu banyak garam dapat menyebabkan defisiensi imun.

Para peneliti menemukan ketika ginjal mengeluarkan kelebihan natrium, efek domino terjadi yang mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi bakteri.

 
Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Asupan kafein berlebihan

Ilustrasi Kopi
Perbesar
Ilustrasi kopi (dok. Pixabay/Putu Elmira)

Kopi dan teh bersifat melindungi kesehatan, karena tingginya tingkat antioksidan yang dikaitkan dengan anti-inflamasi. Namun, terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur, dan hasil itu dapat meningkatkan imflamasi dan mengganggu kekebalan tubuh.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Mengurangi serat

Ilustrasi Sayuran
Perbesar
Ilustrasi sayuran (dok. Pixabay.com/jill111/Putu Elmira)

Serat mendukung kesehatan pencernaan yang baik dan membantu mengubah susunan bakteri usus dengan cara yang meningkatkan kekebalan dan suasana hati.

Penelitian menunjukkan asupan serat makanan dan prebiotik yang lebih tinggi mendukung fungsi kekebalan tubuh yang lebih sehat, termasuk perlindungan terhadap virus. Serat yang memadai juga meningkatkan kualitas tidur.

Cara terbaik untuk meningkatkan asupan serat Anda adalah dengan mengonsumsi lebih banyak makanan utuh, termasuk sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, kacang-kacangan, kacang polong, kacang buncis, dan biji-bijian.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Kurang makan sayuran hijau

Ilustrasi Sup Brokoli
Perbesar
Ilustrasi sup brokoli (dok. Pexels.com/Putu Elmira)

Sayuran hijau sangat membantu kekebalan tubuh. Tumbuhan ini memberikan nutrisi paling penting yang dikenal untuk membantu fungsi kekebalan tubuh termasuk vitamin A dan C plus folat.

Hijau juga menawarkan senyawa bioaktif yang melepaskan sinyal kimia yang mengoptimalkan imunitas dalam usus, lokasi 70-80 persen sel imun. Untuk mendapat manfaat terbesar khususnya pada sayuran hijau seperti kale, collard, brokoli, bok choy, kubis, hingga Brussels sprout.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

6. Minum alkohol terlalu banyak

Minuman Beralkohol Vodka
Perbesar
Ilustrasi Minuman Beralkohol Vodka (iStockphoto)

Segelas anggur bisa menjadi cara untuk melewati krisis ini. Tetapi, konsumsi alkohol yang berlebihan, bahkan untuk jangka pendek, dapat mengubah sistem kekebalan tubuh Anda dengan cara yang sangat penting saat ini.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mendefinisikan pesta minuman keras sebagai empat atau lebih minuman selama satu kesempatan untuk perempuan dan lima atau lebih untuk pria. Minum berat berarti mengkonsumsi delapan atau lebih minuman per minggu untuk wanita dan 15 atau lebih untuk pria.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓