Ratu Elizabeth II Bangkitkan Memori Perang Dunia II Saat Berpidato tentang Krisis Corona COVID-19

Oleh Dinny Mutiah pada 06 Apr 2020, 10:02 WIB
Diperbarui 06 Apr 2020, 10:02 WIB
Ratu Elizabeth II Bangkitkan Memori Perang Dunia II Saat Berpidato tentang Krisis Corona
Perbesar
Ratu Elizabeth II menyampaikan pidato tentang krisis corona COVID-19.(dok. foto Buckingham Palace/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ratu Elizabeth II menyampaikan pidato pertama menyikapi situasi yang terjadi di Britania Raya akibat pandemi corona COVID-19. Ia berpidato dari Kastil Windsor, tempatnya mengisolasi diri bersama Pangeran Philip selama wabah berlangsung.

Mengenakan busana berwarna hijau tosca, Ratu yang berusia 93 tahun itu mengawali pidatonya dengan kesadaran atas situasi sulit yang dihadapi oleh rakyatnya. Ia menyatakan disrupsi yang terjadi membawa kesedihan bagi sejumlah orang, dan kesulitan keuangan bagi banyak orang. 

"Saya ingin berterima kasih kepada para petugas kesehatan yang berada di garis depan, juga kepada para perawat, dan mereka yang bekerja di sektor-sektor esensial, yang tanpa pamrih terus bekerja setiap hari di luar rumah untuk mendukung kita semua," kata Sang Ratu, Minggu malam, 5 April 2020.

Ratu menegaskan bahwa seluruh bangsa akan mengapresiasi jerih payah mereka. Ia juga meyakini kerja mereka akan segera mengembalikan kondisi ke semula.

Ratu Elizabeth II Bangkitkan Memori Perang Dunia II Saat Berpidato tentang Krisis Corona
Perbesar
Warga Inggris Raya menyaksikan pidato Ratu Elizabeth II tentang krisis corona COVID-19. (dok. Foto PAUL ELLIS/AFP)

Ia juga meminta seluruh keluarga untuk tetap di rumah demi menyetop penyebaran virus corona baru ini. Ia kembali mengingatkan situasi yang saat ini dihadapi harus menyikapinya dengan kedisiplinan, humor yang baik, dan kepedulian terhadap sesama.

Dengan begitu, generasi sekarang tak kalah dengan generasi sebelumnya. Kebanggaan saat ikut serta untuk menghentikan penyebaran corona COVID-19 akan menentukan masa kini dan masa depan.

Pidato Ratu Elizabeth II juga menyisipkan potongan-potongan video sejumlah pekerja yang mengantarkan barang dan tentara yang mendirikan Rumah Sakit Darurat Nightingale untuk merawat para pasien COVID-19. Ada pula potongan gambar pelangi yang dibuat anak-anak dan ditempelkan di jendela dan pintu rumah mereka.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Perang Dunia II

Ratu Elizabeth II Bangkitkan Memori Perang Dunia II Saat Berpidato tentang Krisis Corona
Perbesar
Ratu Elizabeth II bersama Putri Margareth menyampaikan pidato perdana di masa Perang Dunia II di Kastil Windsor. (dok. Screenshoot IGTV Royal Family/Dinny Mutiah)

Ada fakta menarik dalam penyampaian pidato Sang Ratu tadi malam. Ia menyampaikannya langsung dari Kastil Windsor, bukan Istana Buckingham yang menjadi kediaman resmi Ratu Elizabeth II.

Itu menjadi kali pertama dalam 70 tahun terakhir bagi Ratu Elizabeth kembali berpidato di tempat itu. Pertama kali, ia melakukannya bersama Putri Margareth, saudaranya, semasa menyampaikan pidato di masa Perang Dunia II.

"Hal ini mengingatkan siaran perdana yang kubuat pada 1940, dibantu oleh saudariku," ujarnya. Ia juga menyertakan foto hitam putih saat bersama Putri Margareth membacakan naskah pidato tersebut. 

Saat itu, ia berbicara kepada anak-anak yang telah dievakuasi dari rumah-rumah mereka dan dikirimkan ke tempat lain untuk keamanan mereka.

"Hari ini, sekali lagi, banyak yang akan merasakan perasaan menyakitkan karena dipisahkan dari orang yang mereka cintai. Tetapi sekarang, dan juga nanti, kita tahu, dari lubuk hati paling dalam, itulah hal yang benar yang harus dilakukan," ujar Ratu Elizabeth.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓