6 Sayuran dan Buah yang Tahan Sebulan untuk Stok di Rumah Aja

Oleh Henry pada 05 Apr 2020, 05:01 WIB
Diperbarui 05 Apr 2020, 05:01 WIB
FOTO: Kenaikan Sejumlah Bahan Pokok Picu Laju Inflasi
Perbesar
Pembeli memilih sayuran saat berbelanja di sebuah pasar di Jakarta, Rabu (1/4/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Maret 2020 terjadi inflasi sebesar 0,10 persen, salah satunya karena adanya kenaikan harga sejumlah makanan, minuman, dan tembakau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi corona Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia membuat kita harus meminimalisir keluar rumah. Anjuran untuk melakukan physical distancing, social distancing, isolasi mandiri, maupun work from home (WFH) bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Kalau pun harus keluar rumah, usahakan hanya dalam situasi mendesak, termasuk untuk berbelanja kebutuhan pangan. Sebisa mungkin beli bahan makanan maupun makanan secara online, atau jika memang ingin belanja buat perencanaan yang matang agar waktu untuk keluar rumah semakin sedikit.

Bisa dengan menyimpan stok makanan yang tahan lama, termasuk buah dan sayuran. Ada beberapa buah dan sayur yang sangat direkomendasikan karena bisa tahan selama setidaknya satu bulan, tapi juga bergantung pada cara penyimpanannya.

Dilansir dari Prevention, setidaknya ada enam sayuran maupun buah yang bisa disimpan sampai sebulan atau bahkan lebih.

Apel

Apel dan pir bisa bertahan lebih lama daripada buah lainnya dan dapat disimpan hingga empat bulan jika menyimpan dengan benar. Pada umumnya apel akan baik-baik saja jika disimpan di suhu sekitar 0 derajat Celcius.

Namun untuk apel jenis Honeycrisp, sebaiknya simpan di suhu 2 derajat Celcius. Kalau ingin apel tahan selama berminggu-minggu, simpan di dalam kantong plastik, jauhkan dari sayuran karena gas etilen yang dihasilkan apel akan membuat sayuran cepat layu.

Kol

Kol termasuk sayuran yan bisa bertahan lama, bisa sampai dua bulan kalau terbungkus dengan plastik di lemari es. Namun sebagian besar salad hijau layu dalam beberapa hari karena kandungan airnya tinggi.

Wortel

Kunci agar wortel tahan lama adalah dengan mengeringkannya, karena sayuran ini memiliki kelembapan tinggi yang menyebabkannya cepat busuk.

Jika membeli wortel di dalam kantong plastik, masukkan tisu ke dalam kantong untuk menyerap kelembapan dan tukar jika sudah kusam. Hal ini bisa membuat wortel segar selama beberapa minggu hingga beberapa bulan mendatang.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Bawang Putih

Bawang putih (Foto: iStockphoto)
Perbesar
Bawang putih (Foto: iStockphoto)

Bawang putih bertahan paling lama disimpan pada suhu 15-18 derajat celcius dengan kelembapan sedang. Bawang putih juga akan baik-baik saja kalau disimpan di lemari dapur yang gelap. Bisa juga disimpan di lemari es sampai kita siap menggunakannya.

Bawang Bombai

Simpan bawang bombai di daerah kering di mana suhunya tetap antara -1-10 derajat celcius dan bawang akan bertahan sampai satu tahun.

Bawang bombai juga dapat disimpan di dalam kantong mesh (kantong jaring) dan menyimpannya di lemari gelap akan mampu bertahan hingga satu bulan atau lebih.

Kentang

Suhu penyimpanan ideal untuk kentang adalah 4 derajat celcius. Kentang kurang menyukai cahaya karena bisa menyebabkan kentang berwarna hijau.

Ruang bawah tanah biasanya menjadi tempat penyimpanan kentang yang sempurna sehingga mencegahnya cepat membusuk antara 2-4 bulan. Jauhkan kentang dari bawang dan apel, karena keduanya akan mengeluarkan gas yang mempercepat proses pembusukan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓