Menurut Ilmuwan Mengenakan Masker Saat Sehat Bisa Tingkatkan Risiko Terserang Virus Corona

Oleh Asnida Riani pada 04 Mar 2020, 20:02 WIB
Diperbarui 04 Mar 2020, 20:02 WIB
Antisipasi Virus Corona di Stasiun Gambir
Perbesar
Calon penumpang kereta api mengenakan masker saat berada di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/01). Dalam rangka pencegahan Virus Corona, PT Kereta Api Indonesia (persero) melakukan sosialisasi kepada penumpang dengan membagi-bagikan masker di stasiun Gambir. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Wabah virus corona mulai menyebar hingga ke Indonesia. Pada Senin, 2 Maret 2020, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan dua orang warga yang tinggal di Depok positif terinfeksi virus corona.

Penyataan tersebut membuat seluruh toko kesehatan diburu masyarakat untuk mendapatkan masker. Bahkan, harga masker meningkat hampir 10 kali lipat dibandingkan harga normal. 

Namun, apakah penggunaan masker efektif menangkal virus corona? Menurut keterangan seorang spesialis pencegahan infeksi, Anda tidak perlu memakai masker bedah atau N95 jika tidak sakit. Memakai masker dalam keadaan sehat justru dapat meningkatkan risiko terkena infeksi. 

Seorang profesor kedokteran dan epidemiologi di University of Iowa's College of Medicine, Dr Eli Perencevich, mengatakan mengenakan masker dapat membuat seseorang merasa puas dengan kebersihan diri mereka. 

"Jika Anda tidak mencuci tangan sebelum dan setelah melepas masker, Anda bisa meningkatkan risiko (terserang virus corona)," ucapnya dilansir dari Asia One, Selasa, 3 Maret 2020. Ia pun mengingatkan untuk jangan terbuai dengan "rasa aman yang salah". 

Penggunaan masker, menurutnya, hanya diperuntukan bagi mereka yang sakit, untuk mencegah virus corona agar tidak ditularkan kepada orang lain. Masker bedah pun berfungsi untuk menjaga percikan dan tidak mencegahnya, berbeda dengan respirator bedah seperti masker N95. Namun, banyak profesional medis lainnya yang tidak merekomendasikan penggunaan N95. 

 

2 dari 3 halaman

Jangan Menimbun Masker

Ilustrasi cuci tangan.
Perbesar
Ilustrasi cuci tangan. (dok. Gentle07/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Saat mengenakan masker, menurut Perencevich, secara sadar atau tidak Anda akan lebih sering menyentuh wajah. Padahal, salah satu langkah pencegahan virus corona ialah dengan tidak menyentuh wajah sebelum Anda cuci tangan. 

Tidak ada yang bisa memastikan mereka yang menggunakan masker memakainya dengan benar. Penggunaan yang tidak tepat atau tidak membuang masker dengan benar dapat meningkatkan risiko terkena infeksi. 

Ia memperingatkan bahwa tindakan membeli dan menimbun masker dapat membuat petugas kesehatan kehilangan barang penting tersebut ketika mereka membutuhkannya untuk menangangi pasien. 

Menanggapi masalah ini, ahli bedah Amerika Serikat, Jarome Adams menyuarakan jika Anda tetap ingin mengenakan masker tetapi tidak ingin menimbun, ada pilihan yang lebih murah dan ramah lingkungan, yaitu dengan membuat masker wajah sendiri. (Tri Ayu Lutfiani)

 

 

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓