Makna Kebaya Jihane Almira Rancangan Anne Avantie di Puteri Indonesia 2020

Oleh Putu Elmira pada 02 Mar 2020, 11:01 WIB
Diperbarui 02 Mar 2020, 11:01 WIB
Jihane Almira Chedid
Perbesar
Jihane Almira Chedid, wakil Jawa Tengah di Puteri Indonesia 2020. (Liputan6.com/Putu Elmira)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Jawa Tengah di Puteri Indonesia 2020, Jihane Almira, sedang menjalani masa karantina bersama ke-38 finalis lainnya. Karantina dilakukan mulai 26 Februari hingga 7 Maret 2020.

Selama karantina, ada sederet kegiatan dan agenda yang dilaksanakan. Sebut saja Jihane berhasil menyabet juara pertama untuk Best Evening Gown pada Sabtu, 29 Februari 2020.

Kala itu, perempuan berusia 20 tahun ini tampil dalam balutan cocktail dress bernuansa cokelat. Dress itu hadir dengan model sabrina dengan sentuhan yang super anggun.

Tak hanya itu, melalui akun Instagram pribadi, Jihane Almira juga membagikan potret dirinya dalam balutan kebaya beludru berkerah kartini. Kebaya rancangan desainer ternama Anne Avantie itu tidak lain sebagai tradisional kostumnya.

"KARTINI 2020 ⁣ Tradisional Kostum ini bertemakan tentang keanggunan wanita tanah Jawa yg diwakili oleh wanita asal Jepara - Jawa Tengah yg menjadi inspirasi emansipasi wanita di tanah air, Raden Ajeng Kartini.⁣" tulis Jihane di kolom keterangan potret yang diunggah pada 1 Maret 2020.

Penampilan anggun dan elegan Jihane Almira juga turut didukung dengan kain batik khas Jawa Tengah yang juga karya Anne Avantie. Jihane menulis, sang desainer ingin menggambarkan simbol perjuangan, kelembutan kesederhanaan pribadi wanita Jawa secara modern.

"Namun tetap menjunjung nilai nilai luhur wanita pada kodratnya tanpa meninggalkan tata krama, akar budaya bangsa. Inilah penggambaran seorang KARTINI 2020.⁣ Terima kasih banyak Bunda @anneavantieheart for having faith in me. ❤" lanjut finalis Puteri Indonesia 2020 itu.

2 dari 3 halaman

Kata Sang Desainer

Jihane Almira Chedid
Perbesar
Jihane Almira Chedid, wakil Jawa Tengah di Puteri Indonesia 2020 saat mengenakan kebaya beludru Kartini untuk Traditional Costume. (dok. Instagram @jihanealmirahttps://www.instagram.com/p/B9MIX6kAl_T/Putu Elmira))

Anne Avantie turut mengunggah karyanya yang digunakan Jihane Almira di Puteri Indonesia 2020. Sang desainer menuliskan, kebaya Kartini adalah kebaya yang abadi walau tanpa inovasi yang berlebih, tetapi memiliki aura yang kuat.

"Ketika @jihanealmira finalis Jawa Tengah meminta restu, yang sudah Bunda kenal sejak jadi model cilik usua 5 tahunan, lalu meminta dukungan Traditional Costume." tulis Anne di kolom keterangan.

"Bunda bawakan sebuah kebaya Kartini sederhana berbahan bludru sebagai kekuatan aura wanita Jawa," lanjutnya.

Tampilan anggun Jihane tersebut ditata oleh stylist Nina Azizah. Potretnya diabadikan oleh fotografer Winston Gomez yang diarahkan oleh Fabi Abimanjoe. Lalu, makeup dan hairdo oleh Slam Wiyono dan Tama Pratama.

Sementara, malam puncak Grand Final Puteri Indonesia akan digelar pada 6 Maret 2020 yang disiarkan langsung dari SCTV. Acara ini juga turut dihadiri oleh Miss Universe 2019 Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan, Miss Internasional 2019 Sireethorn Leearamwat dari Thailand, dan Miss Supranational 2019 Anntonia Porsild dari Thailand.

 
3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓