Rencana Frederika Alexis Cull Usai Lepas Tugas sebagai Puteri Indonesia 2019

Oleh Putu Elmira pada 27 Feb 2020, 12:02 WIB
Diperbarui 27 Feb 2020, 12:02 WIB
Frederika Alexis Cull
Perbesar
Penampilan Miss Indonesia, Frederika Alexis Cull di atas panggung kontes Miss Universe 2019 di Tyler Perry Studios, Atlanta, Minggu (8/12/2019). Frederika mencetak sejarah baru untuk Indonesia dengan menembus babak 10 besar Miss Universe 2019. (VALERIE MACON / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Hampir satu tahun berlalu sejak Frederika Alexis Cull dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2019 pada 8 Maret 2019 lalu. Ia bakal segera lepas tugas setelah Puteri Indonesia 2020 terpilih pada 6 Maret 2020 mendatang.

Perempuan 20 tahun ini telah memiliki segudang rencana. Satu di antaranya adalah terus melanjutkan advokasi yang fokus pada kepemilikan akta kelahiran warga Indonesia.

"Saya ingin menjalankan advokasi saya, yaitu Voice For The Voiceless, agar bisa memiliki platform lebih besar dan bisa membantu orang yang tidak mempunyai akta karena itu memang concern saya, akta kelahiran di Indonesia," kata Frederika di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020.

Tak hanya itu, Frederika Alexis Cull juga mengutarakan keinginannya terjun ke dunia hiburan Tanah Air, khususnya pada seni peran. "Kebetulan saya ambil kelas teater dan memang hobi di situ. Kenapa tidak coba terjun ke dunia film Indonesia," lanjutnya.

Frederika Alexis Cull
Perbesar
Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull saat berlaga di panggung grand final Miss Universe 2019. (Paras Griffin / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Sebelumnya, Fred, begitu ia akrab disapa, telah membawa advokasi terkait kepemilikan akta kelahiran tersebut ke ajang Miss Universe 2019. Sempat bergabung dengan sebuah yayasan, sejak jadi Puteri Indonesia, ia membangun yayasan sendiri, yakni Voice For The Voiceless.

"Kita kemarin baru survei hampir beberapa keluarga soal akta. Target kita seribu orang yang akan disurvei, tapi sementara karena memang kemarin sibuk dan jadwal padat untuk ke Miss Universe, jadi belum sampai. Lagi diusahakan cepat beres," kata Fred.

Perempuan kelahiran Gold Coast, Australia, ini juga berharap survei untuk advokasinya dapat terlaksana dengan baik yang dibarengi riset.

"Karena saat ini belum ada data yang baru untuk membuktikan bahwa akta kelahiran jadi masalah besar di Indonesia, alasan kenapa dan faktor apa saja kenapa warga Indonesia tidak memiliki akta," ungkapnya.

"Semoga ke depan bisa kerja sama dengan pemerintah di daerah-daerah juga, tidak hanya di Jakarta," kata Frederika.

2 dari 3 halaman

Fokus Kuliah

Frederika Alexis Cull
Perbesar
Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull saat berlaga di panggung grand final Miss Universe 2019. (VALERIE MACON / AFP)

Selain tetap lantang menyuarakan advokasi dan terjun di dunia seni peran, Frederika Alexis Cull juga bakal fokus melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

Sebelumnya, Fred mengambil bidang studi international business dan akan mengganti mendalami disiplin ilmu untuk political science. Ia memiliki alasan tersendiri atas keputusan tersebut.

"Karena saya merasa jadi Puteri Indonesia bukan hanya jalan satu-satunya untuk menginspirasi orang dan membantu, apalagi di Indonesia. I'm very concern and aware of helping people in my country," ungkap Fred.

Sebagai visi dan misi ke depan jadi alasan Frederika ingin terjun ke dunia politik. Ia ingin menjalin kerja sama dengan United Nations yang dikatakannya memiliki korelasi dengan human rights development.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓