Hadir Lagi, Plaza Indonesia Film Festival 2020 Usung Tema Warna Cinta

Oleh Putu Elmira pada 19 Feb 2020, 15:03 WIB
Diperbarui 19 Feb 2020, 15:03 WIB
Konferensi Pers Plaza Indonesia Film Festival 2020 di Plaza Indonesia,
Perbesar
Konferensi Pers Plaza Indonesia Film Festival 2020 di Plaza Indonesia, Selasa (18/02/2020). (dok. Liputan6.com/Tri Ayu Lutfiani)

Liputan6.com, Jakarta - Mengekspresikan cinta bagi sesama dapat hadir dalam berbagai bentuk di kehidupan. Cinta yang mewarnai keseharian tersebut menjadi inspirasi Plaza Indonesia Film Festival (PIFF) ke-8 untuk menghadirkan deretan film-film dalam negeri maupun mancanegara dalam sebuah tajuk "Colors of Love". 

"PIFF berkomitmen untuk terus menghadirkan film-film terbaik sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi Plaza Indonesia terhadap dunia perfilman serta para pelaku di dalamnya," ujar General Manager Marketing Plaza Indonesia, Zamri Mamat. 

Penayangan film bisa dinikmati di Cinema XXI Level 6 Plaza Indonesia dari 24-- 28 Februari 2020. Rangkaian acara tersebut dilengkapi dengan movie clinic, movie talk, serta pameran foto Federico Fellinis. 

Pergelaran festival film yang dimulai sejak 2015 tersebut di tahun ini akan menghadirkan lebih dari 10 film terbaik yang telah dikurasi dari berbagai negara. Judul-judul film yang terpilih di antaranya Mountain Song (Indonesia), The Science of Fictions (Indonesia, Monos (Columbia), dan La Dolce Vita (Italia). 

"Film diambil dari berbagai festival-festival film terbaik di dunia yang tidak bisa diakses di Indonesia. Kurasinya sudah dimulai sejak setahun lalu," ujar kurator film PIFF, Sugar Nadia.

Dalam menghadirkan sembilan jenis film panjang dan empat film pendek, PIFF bekerja sama dengan Kinosaurus, Insituto Italiano di Cultura, dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). 

 

2 dari 3 halaman

Penurunan Jumlah Penayangan Film Indonesia

General  Manager Marketing Plaza Indonesia, Zamri Mamat.
Perbesar
General Manager Marketing Plaza Indonesia, Zamri Mamat. (dok. Liputan6.com/Tri Ayu Lutfiani)

Jumlah film Indonesia yang ditayangkan di PIFF tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya. "Animo pembuat film sekarang tidak sebesar tahun lalu, selain itu yang masuk ke dalam festival-festival pun jumlahnya hanya sedikit jika dibanding tahun lalu,"ujar Sugar.

Sedikitnya pembuat film berpengaruh besar terhadap jumlah film yang dihasilkan. Sebab, dengan proses pembuatan film yang membutuhkan beberapa tahapan menyebabkan perlu adanya waktu lama untuk bisa menghasilkan film baru lainnya.

Dalam rangkaian acara, Plaza Indonesia pun memberikan inspirasi dari dalam negeri melalui movie clinic dengan menghadirkan tokoh-tokoh di industri film Indonesia, seperti Mira Lesmana, Riri Riza, Joko Anwar, Tara Basro, Chitra Subiakto, dan Ical Tanjung. 

Movie clinic yang akan diselenggarakan di Atrium Level 4 dan Disrupto Society mengangkat tajuk "Dream Team", di mana para tokoh di atas akan berbagi kisah bagaimana para pembuat film bisa memunculkan emosi melalui warna, kostum, dan suara pada layar. (Tri Ayu Lutfiani)

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓