Konsisten Mendukung Produk Lokal dan Pengusaha UMKM

Oleh Liputan6.com pada 25 Feb 2020, 14:28 WIB
Diperbarui 26 Feb 2020, 16:48 WIB
TG Group Konsisten Mendukung Produk Lokal dan Pengusaha UMKM

Liputan6.com, Jakarta - Bisnis yang dicetuskan oleh ibu Pop Mulhadi sudah berjalan selama 30 tahun. Pertama kali membuka usahanya adalah di bidang jasa layanan fasilitas airport lounge bekerjasama dengan Garuda Indonesia, tepatnya pada 1989.

Kemudian di 1999, wanita asal Surabaya ini menciptakan usaha baru yang belum ada sebelumnya, yaitu fasilitas airport lounge yang bekerjasama dengan perbankan. Atas ide baru ini, beliau menjadi finalis Entrepreneur Of The Year tahun 2006 dari sebuah badan internasional ‘Ernst & Young’.

Beliau adalah Founder Taurus Gemilang Group (TG Group) yang memulai bisnisnya dari nol. Berawal di Bandara Juanda – Surabaya. Lalu merambah ke Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali, Bandara Soekarno Hatta - Jakarta, Sultan Mahmud Badaruddin - Palembang, Sultan Syarif Kasim II - Pekanbaru, Sultan Aji Muhammad Sulaiman - Balikpapan, dan Sultan Hasanuddin - Makassar.

Beliau sangat mengedepankan unsur-unsur tradisional dan Indonesia, sehingga sejumlah bank ternama di Indonesia maupun luar negeri sangat antusias untuk bekerjasama membuat airport lounge di bandara-bandara di Indonesia.

Selama 30 tahun, mereka telah memiliki lebih dari 15 penghargaan. Tidak hanya usaha airport lounge saja. Pada 2013 perusahaan ini juga mengembangkan usaha bisnis F&B di transportasi area. Bisnis yang digeluti dapat terus berkembang dari tahun ke tahun adalah tidak lepas dari hasil kolaborasi yang baik antara perusahaan kami dengan pengelola bandara.

Kolaborasi antara TG Group dengan pengusaha lokal pun terus meningkat, bukan hanya rasa kepercayaan yang dibentuk, namun juga sama-sama melakukan pengembangan bisnis, yaitu fokus kepada kualitas produk yang dijual, cara mengolah makanan dan minuman yang sesuai standar HACCP, sampai kualitas pelayanan yang baik. Bahkan sampai dengan saat ini, hampir lebih dari 35 brand lokal telah menjadi mitra perusahaan ini.

Di 2013, Budi Purnomo yang diangkat dan dipercaya untuk melanjutkan usaha ini selalu mengarahkan kepada seluruh karyawannya agar terus mengedepankan produk lokal dan menggandeng pengusaha UMKM.

“Indonesia punya kekayaan alam, memiliki tanah yang subur, iklim yang baik, sehingga bisa dengan mudah mendapatkan bahan baku lokal yang berkualitas” ucap Budi Purnomo.

Ia juga mengatakan, dengan pengelolaan bahan baku (lokal) dengan baik, maka kualitas produk Indonesia mampu bersaing dengan produk luar. “Dengan demikian, produk makanan dan minuman dapat dijual dengan harga dan kualitas yang sangat baik,” sambungnya.

Salah satu pembuktian TG Group selalu fokus untuk mengedepankan dan mendukung produk dalam negeri dan UMKM, adalah ketika tender area komersial dilaksanakan di Terminal 3 Soekarno Hatta pada 2016 lalu.

TG Group Konsisten Mendukung Produk Lokal dan Pengusaha UMKM
TG Group Konsisten Mendukung Produk Lokal dan Pengusaha UMKM. foto: istimewa

Mereka mengajak sekitar 12 pengusaha UMKM Pasar Santa Blok M, untuk bekerjasama dengan kami, untuk kemudian dikumpulkan ke dalam sebuah area bernama ‘Kulinari Food Market’, di lantai mezzanine, Terminal 3 Domestik, Bandara Soekarno Hatta.

Termasuk di berbagai lokasi lain, TG membawa beberapa brand lokal, di antaranya; Liberica, Anomali, Warung Koffie Batavia, Waroeng Kita, dan Jajanan Bandara yang merupakan adalah brand-brand lokal yang memiliki bahan baku lokal dan diproduksi secara lokal.

Bukan itu saja, ambisi mereka terhadap pengusaha UMKM pun terus digerakan, yaitu melakukan kerjasama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Mereka pernah berkolaborasi membuat ‘Gofood Festival’. Ada sekitar 11 brand UMKM yang ikut memeriahkan ‘Gofood Festival’, berlokasi di tempat yang sama, di lantai mezzanine, Terminal 3 Domestik, Bandara Soekarno Hatta.

Dalam pengelolaan bisnis ini, TG Group menularkan hal-hal positif terhadap pengusaha UMKM, yaitu membuat pengusaha UMKM tersebut bisa berkembang dengan sistem dan standar yang baik, sehingga mereka dapat bersaing dengan brand – brand internasional di luar transportasi area.

Salah satu contoh nyata yang telah TG Group lakukan adalah berhasil mengembangkan sebuah kolaborasi cantik dengan pemilik tempat makan ‘Made’s Warung’ Bali. Brand lokal asal Bali ini berawal dari warung kecil pinggir jalan, namun kini telah menjadi primadona serta berhasil masuk ke Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali dibawah bendera TG Group.

Setelah 50 tahun brand ini berdiri, ‘Made’s Warung’ akan merambah ke luar dari kota Bali, yaitu masuk ke salah satu mall besar di Jakarta, yang rencananya akan dibuka pada awal April 2020.

Sebagai salah satu master concessionaire dan lounge operator di Indonesia, Taurus Gemilang Group sangat bangga, dan ingin selalu menjadi yang terdepan mendukung penuh produk lokal serta pengusaha UMKM sebagai mitra kerja, untuk bersama – sama membuat Indonesia maju dan bangga dengan produknya sendiri.

Merapi Erupsi Lagi, Warga Tetap Cuek Beraktivitas