Putri Bungsu Raja Jadi Pilot Militer Wanita Pertama di Yordania

Oleh Henry pada 20 Jan 2020, 21:02 WIB
Diperbarui 20 Jan 2020, 21:02 WIB
Putri Salma dari Yordania
Perbesar
Putri Salma dari Yordania diapit ibu dan ayahnya dan kakaknya, Pangeran Hussein (paling kanan). (dok.Instagram @jordansroyalfamily/https://www.instagram.com/p/B7F41CJiKQ7/Henry)

Liputan6.com, Jakarta - Tak banyak wanita yang menjadi pilot, apalagi pilot militer dan berasal dari keluarga kerajaan di Timur Tengah. Hal itu terjadi di Yordania.

Putri Raja Abdullah II dari Yordania, Putri Salma baru saja menyelesaikan pendidikan pilot di Angkatan Bersenjata Yordania. Dilansir dari laman Hello!, 14 Januari 2020, putri bungsu sang raja itu pun mencetak sejarah sebagai pilot militer wanita pertama.

Pernyataan resmi dari pihak Kerajaan Yordania, Royal Hashemite Court menyampaikan bahwa putri kerajaan yang berusia 19 tahun itu menjadi wanita Yordania muda pertama yang menyelesaikan pelatihan pilot fixed wing aircraft atau tipe pesawat yang mengandalkan sayap. Pelatihan yang dilakukannya bersama Angkatan Bersenjata Yordania itu termasuk teori dan praktek menerbangkan pesawat.

Putri Salma merupakan anak ketiga dari empat bersaudara Raja Abdullah II dan Ratu Rania Abdullah. Upacara perayaan kelulusannya sebagai pilot pun digelar di Istana Al Husseiniya Amman pada 8 Januari 2020.

Raja Abdullah II sebagai panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Yordania menyematkan lencana pada seragam militer putrinya. Acara ini juga dihadiri ibu Putri Salma, Ratu Rania, serta kakaknya Pangeran Hussein Bin Abdullah.

2 dari 3 halaman

Lulusan Inggris

Putri Salma dari Yordania
Perbesar
Putri Salma dari Yordania saat dilantik jadi pilot militer oleh ayahnya, Raja Abdullah II. (dok.Instagram @queenrania/https://www.instagram.com/p/B7EFNZ0B-jZ/Henry)

Setelah upacara tersebut, Pangeran Hussein yang sangat bangga pada adik perempuannya mengunggah momen tersebut ke akun Instagramnya. Dia memuji sosok adiknya sebagai orang yang selalu bekerja keras untuk mencapai sesuatu.

"Brilian dan selalu bekerja beras, seperti biasanya! Selamat untuk kamu yang telah menerima lencana yang terhormat itu, dan semoga ke depannya bisa lebih sukses dan berprestasi," tulis sang pangeran yang merupakan putra mahkota Yordania.

Sang ibu, Ratu Rania, juga mengunggah foto bersama Salma di akun Instagramnya

Sebelum mengikuti pelatihan pilot bersama Angkata Bersenjata Yordania, Putri Salma lulus dari Royal Military Academy Sandhurst di Inggris pada 2018. Putri Salma juga pernah mengikuti pendidikan militer di IAA (International Amman Academy).

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓