Hasil Studi: Kursi Pesawat yang Nyaman Lebih Penting Dibanding Wifi Kencang

Oleh Komarudin pada 17 Jan 2020, 06:04 WIB
Diperbarui 17 Jan 2020, 06:04 WIB
Ilustrasi tempat duduk pesawat.
Perbesar
Ilustrasi tempat duduk pesawat. (Olivier89/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Liputan6.com, Jakarta - Saat bepergian, Anda tentu tidak ingin kaki terlipat akibat jarak kursi yang terlalu dekat. Untuk itu, kenyamanan merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, terutama masalah pemilihan kursi pesawat.

Dilansir dari Travel +Leisure, Kamis, 16 Januari 2020, berdasarkan sebuah penelitian oleh aplikasi penyelenggara perjalanan, TripIt, kursi yang baik enam kali lebih penting daripada kualitas Wifi. Laporan ini menganalisis terhadap satu juta peringkat penerbangan dari Juni 2018 hingga Juni 2019 yang berdasarkan pada aplikasi TripIt.

Penelitian lain dilakukan oleh pakar tren perjalanan di TripIt, Kelly Soderlund. Ia mengatakan, Wifi yang bagus dan berkualitas di penerbangan merupakan hal yang jarang ditemukan.

Namun, Soderlund berharap dapat melihat perubahan pelayanan dalam hal Wifi ini. Sebab, bagaimana pun, tentu selalu ada saja pelancong yang menginginkan Wifi berkualitas tinggi yang bisa menemani perjalanannya.

Meskipun sebagian besar pelancong tidak terlalu mengharapkan adanya Wifi yang bagus, secara tidak langsung hal tersebut dapat mengubah persepsi mereka terhadap maskapai itu. Selain itu, mereka pun tentu ingin mendapatkan fasilitas sesuai dengan uang yang dikeluarkan.

2 dari 3 halaman

Tiket Ekonomi Mendominasi

Ilustrasi tiket pesawat.
Perbesar
Ilustrasi tiket pesawat. (dok. StockSnap/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Laporan tersebut juga menyebut, para pelancong secara keseluruhan lebih bahagia dengan tiket ekonomi dasar dibanding dengan ekonomi standar. Soderlund mengatakan di beberapa maskapai penerbangan, sulit rasanya untuk menunjukkan tiket ekonomi standar yang lebih mahal tersebut terlihat lebih baik dari tiket ekonomi dasar. Tiket ekonomi dasar ini merujuk pada harga tiket termurah pada maskapai tersebut.

"Ada banyak jenis tiket hari ini," ucap Soderlund, "Yang benar-benar ditunjukkan oleh data adalah para pelancong di ekonomi dasar tahu apa yang diharapkan dan mereka merasa mendapat mutu dari uang yang dikeluarkan," lanjutnya.

Namun, tentu saja melakukan perjalanan menggunakan pesawat bukan hanya tentang cara tercepat untuk mencapai suatu tempat dan pemilihan mana yang termurah.  Terkadang, pelancong pun ingin mendapatkan sedikit kemewahan, terutama saat datang ke bandara internasional.

Dalam laporan yang dilakukan TripIt, para wisatawan menempatkan Bandara International Hamad di Doha sebagai bandara internasional terbaik di dunia, diikuti oleh Bandara Internasional Taoyuan Taiwan dan Bandara Internasional Narita di Tokyo. (Tri Ayu Lutfiani)

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓