Makna Motif Batik yang Dipakai Ahok dan Istri di Pemotretan Perdana Anaknya

Oleh Henry pada 10 Jan 2020, 21:01 WIB
Diperbarui 10 Jan 2020, 21:01 WIB
Ahok dan Puput Memakai Batik di Pemotretan Perdana Putra Mereka
Perbesar
Ahok dan Puput Memakai Batik di Pemotretan Perdana Putra Mereka. foto: @fandy_the @fdphotography90. (dok.Instagram @fdphotography90/https://www.instagram.com/p/B7GXYVPBZlt/Henry)

Liputan6.com, Jakarta - Kebahagiaan tengah dirasakan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Puput Nastiti Devi. Setelah menikah pada 25 Januari 2019, mantan Gubernur DKI Jakarta ini dikaruniai putra bernama Yosafat Abimanyu Purnama.

Putra pertama Ahok dan Puput ini lahir di RSIA Bunda Jakarta pada 6 Januari 2020 lalu. Beberapa hari berselang pascakelahiran Yosafat, Ahok dan Puput pun melakukan pemotretan keluarga bersama si kecil.

Dalam pemotretan kali ini, keduanya tampil sederhana tapi tetap elegan.Ahok maupun Puput kompak mengenakan batik, meski keduanya berbeda motif. Sementara si kecil terlihat sedang pulas dalam dekapan sang ibu.Ternyata ada alasan tersendiri kenapa keduanya memakai batik.

Puput diketahui memakai batik campuran motif mega mendung dan kawung dengan warna utama cokelat muda. Dilansir dari buku Cerita Batik karya Iwet Ramadhan, motif Kawung memiliki makna harapan agar manusia selalu ingat akan asal usulnya.

Zaman dahulu, batik motif Kawung dikenakan di kalangan kerajaan. Pejabat kerajaan yang mengenakan batik motif Kawung mencerminkan pribadinya sebagai seorang pemimpin yang mampu mengendalikan hawa nafsu serta menjaga hati nurani agar ada keseimbangan dalam perilaku kehidupan manusia.

Makna filosofis dalam batik ini juga sebagai lambang keperkasaan dan keadilan. Sedangkan motif Mega Mendung terdiri dari kata Mega yang berarti langit atau awan, serta Mendung atau langit yang meredup biasanya ada di saat akan turun hujan.

Gradasi yang ada di motif Mega Mendung tersebut sesuai dengan tujuh lapisan yang ada di langit. Istilah mendung diartikan dalam kehidupan manusia sebagai sifat yang sabar, tidak mudah marah.

Sementara, Ahok memakai batik motif Ceplokan Sido dengan warna utama cokelat tua. Dalam bahasa Jawa, 'sido' artinya 'menjadi'. Harapan yang ingin dicapai dalam selembar kain sido adalah siapa pun yang memakai kain ini diharapkan dapat menjadi seperti yang diharapkan.

Bisa disimpulkan, kalau motif batik yang dikenakan Ahok dan Puput merupakan harapan terhadap putra pertama mereka.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Fotografer Pernikahan Ahok-Puput

Ahok dan Puput Memakai Batik di Pemotretan Perdana Putra Mereka
Perbesar
Ahok dan Puput Memakai Batik di Pemotretan Perdana Putra Mereka. foto: @fandy_the @fdphotography90. (dok.Instagram @fdphotography90/https://www.instagram.com/p/B7H7bIGBCJU/Henry)

Pemotretan keluarga Ahok dan Puput ini menggandeng fotografer ternama, FD Photography. Tim fotografer ini juga yang mengabadikan momen pernikahan mereka.

Potret perdana keluarga Ahok dan Puput bersama si kecil ini juga dibagikan melalui akun Instagram Ahok dan akun FD Photography. Melalui akun Instagramnya pada 9 Januari 2020, Ahok memperkenalkan buah hati pertamanya dengan Puput secara resmi kepada publik.

"Perkenalkan, putra kami yang bernama Yosafat Abimanyu Purnama. Semoga kelak bisa menjadi berkat dan terang bagi sesama," tulis Ahok dalam keterangan foto.

Ahok juga menyampaikan terima kasih atas perhatian kepada buah hatinya tersebut.

"Untuk Bapak, Ibu dan teman-teman semua, saya dan keluarga mengucapkan terima kasih untuk perhatian dan doanya atas kelahiran putra kami Yosafat Abimanyu Purnama, terima kasih juga kami ucapkan kepada Dr. dr. Taufik Jamaan, Sp.OG dan semuanya yang membantu di RS Bunda yang telah membantu proses persalinan," tulis Ahok.

Selain berfoto bersama putra pertama mereka, Ahok dan Puput juga terlihat sempat berfoto bersama tim FD Photography.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya