Kostum Unik Guru SD Saat Ajarkan Anatomi Tubuh di Kelas, Efektif atau Bikin Salah Fokus?

Oleh Asnida Riani pada 28 Des 2019, 03:03 WIB
Diperbarui 28 Des 2019, 03:03 WIB
Guru
Perbesar
Guru kenakan kostum tak biasa demi ajarkan anatomi tubuh manusia pada murid-muridnya. (dok. Twitter)

Liputan6.com, Jakarta - Adalah Verónica Duque, seorang guru yang punya metode unik demi mengajarkan anatomi tubuh manusia pada murid-muridnya. Perempuan 43 tahun tersebut kedapatan mengenakan body suit yang memperlihatkan bagian dalam tubuh manusia dengan detail menakjubkan.

"Saya sudah jadi guru selama 15 tahun. Saya mengajar ilmu pengetahuan alam dan sosial, seni, Bahasa Inggris, juga Bahasa Spanyol," tuturnya seperti dilansir dari Bored Panda, Jumat (27/12/2019).

Belakangan, Verónica bertanggung jawab mengajar anak kelas tiga Sekolah Dasar dan telah secara konstan mencari ide menarik untuk menjabarkan materi pelajaran. Alasannya tentu membuat suasana kelas yang menyenangkan dan pelajaran bisa ditangkap jauh lebih mudah oleh anak-anak.

"Saya sedang menjelajah internet ketika sebuah iklan pakaian renang dari AliExpress muncul. Tahu seberapa susah untuk anak-anak membayangkan organ dalam manusia, saya pikir, kostum ini akan sangat membantu," kata Verónica.

Setelah suaminya mengunggah kicauan di akun Twitter-nya, tak butuh waktu lama bagi tampilan Verónica jadi perbincangan warganet. Sampai artikel ini ditulis, potret Verónica dengan kostum unik tersebut telah mendapat 13,9 ribu retweet dan like sebanyak 69,4 ribu.

 

2 dari 3 halaman

Punya Rencana Lain

Guru
Perbesar
Guru kenakan kostum tak biasa demi ajarkan anatomi tubuh manusia pada murid-muridnya. (dok. Twitter)

Tak berhenti di body suit yang memperlihatkan tata letak organ bagian dalam tubuh manusia, Verónica menyebut, masih punya beberapa rencana lain yang bakal jad kejutan untuk murid-muridnya.

"Saya sudah memutuskan teknik semacam menyamar untuk pelajaran sejarah. Saya juga menggunakan mahkota terbuat dari kerdus supaya murid-murid saya bisa belajar kategori grammar seperti kata sifat, kata kerja, dan kata benda dengan mudah," katanya.

Di akhir keterangan, Verónica hendak menegaskan bahwa ia ingin banyak orang berpkir guru bukanlah pelayan publik yang melakukan kewajibannya dengan malas dan jauh dari kata sungguh-sungguh. "Karena kami tidak demikian," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓