8 Cara Praktis Melatih Kebugaran dan Menurunkan Berat Badan

Oleh Liputan6.com pada 01 Okt 2019, 02:08 WIB
Diperbarui 02 Okt 2019, 23:13 WIB
Fitness

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu cara paling mudan dan praktis untuk hidup sehat adalah dengan rutin melakukan olahraga. Dengan berolahraga, tubuh semakin bugar dan menciptakan mood yang lebih baik yang berdampak kepada kesehatan fisik dan non fisik di sepanjang hari.

Luangkan waktu beberapa menit saja untuk melakukan berolahraga. Rutinitas seperti ini berdampak positif untuk bobot tubuh yang kian lebih fit.  Rutinitas seperti itu dilakoni Mela Gunawan, Co-Founder dan Chief Marketing Officer ReFIT Indonesia. Sebelumnya, Mela yang dikenal sebagai Fitness Entrepeneur ini memiliki badan yang tergolong obesitas alias kelebihan berat badan.

"Saya menyadari obesitas ini, lalu saya memulai diet dan berolahraga secara teratur hingga turun berat badan sampai 17 kg," ucap Mela di Jakarta, baru-baru ini . Mela berbagi tips untuk bergaya hidup FIT yang rutin dilakukan sebelum dan sesudah menjalankan aktifitas.

1. Ciptakan mood untuk bergerak dan berolahraga di rumah atau di sela-sela jam istirahat di kantor. Biasanya kantor startup menyediakan alat-alat kebugaran yang diperuntukkan bagi karyawan. Manfaatkan saja fasilitas itu buat berolahraga. Sedangkan durasi berolahraga ini minimal 30 menit setiap hari.

Atau Anda dapat berolahraga di rumah dengan berat badan Anda sendiri seperti melakukan gerakan push up, squat, si up. Jadikanlah ini suatu rutinitas, sebab berolahraga di pagi hari selain membuat tubuh bugar juga bisa membuat mood lebih baik sepanjang hari.

2. Berjalan kaki minimal 9.000 langkah di setiap harinya. Rutinitas ini bisa dilakukan tatkala menggunakan transportasi publik.

Di Jakarta, misalnya, Anda biisa menambah target langkah harian dengan berjalan kaki dari Halte Bus Transjakarta menuju kantor atau dari Stasiun MRT (Moda Raya Terpadu) menunju Halte Bus Transjakarta

3. Menghindari makanan junk food. Atur pola makan kamu, jangan berlebihan dan jangan juga sampai kelaparan. Dan juga Say No to Sugar!

Jangan mengkonsumsi minuman berkalori tinggi misalnya bubble tea, soda, atau minuman manis dalam kemasan serta karbohidrat olahan dan makanan manis seperti es krim yang meningkatkan kadar insulin dan menyebabkan kenaikan berat badan. Menjaga kadar insulin tetap pada kadar normal akan mengurangi persentase lemak tubuh.

Makanan dan minuman yang mengandung zat glukosa di gula bermanfaat sebagai cadangan energi. Namun gula berdampak buruk kalau terlalu banyak dikonsumsi, seperti gampang lapar atau craving. Dampaknya bakal meningkatkan risiko penimbunan lemak di pinggang dan perut sehingga bisa menyebabkan obesitas.

Fitness
Refit Indonesia. foto: istimewa

4. Perbanyaklah mengonsumsi protein dan sayur-sayuran. Makanan berprotein bisa membantu tubuh membakar lemak dan menjadi sumber energi. Beragam sumber protein yang sehat untuk tubuh itu antara lain kedelai dan kacang-kacangan. \

Selain makanan yang tinggi protein, perbanyak pula mengonsumsi konsumsi makanan berserat, seperti buah-buahan dan sayuran. Makanan berserat dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, namun rendah kandungan kalori.

5. Membuat target untuk memotivasi diri melatih kebugaran dan bergaya hidup sehat. Misalnya membeli baju berukuran kecil sebagai stimulus untuk meningkatkan motivasi dalam menurunkan berat badan.

6. Rajin mengkonsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi dan membantu menyingkirkan berbagai macam racun.

7. Tidur selama 6-7 jam per hari agar istirahat yang cukup ini menjaga kualitas hidup.

8. Dan terakhir , Be Happy ! Mood yang baik dapat memperbaiki metabolisme tubuh.

Fitness
Refit Indonesia. foto: istimewa

Mela sendiri sudah berpengalaman di industri fitness dengan mendirikan perusahaan management consultant operator gym di Indonesia. Ia juga pernah meniti karier di salah satu pusat kebugaran ternama selama delapan tahun.

Alasan Mela menekuni bisnis pusat kebugaran karena menyadari pentingnya gaya hidup sehat untuk menunjang aktivitas yang produktif. Prinsip gaya hidup sehat ini dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Gaya hidup yang sehat itu harus seimbang, asupan makanan saya sebesar 60%, olahraga 20%, serta pola tidur 20%," jelas pebisnis kelahiran 22 Mei ini. Rinciannya, lanjut Mela, asupan makanan bergizi dan sehat itu menyeimbangkan asupan protein, fat dan karbohidrat serta tidak mengonsumsi gula.

Kemudian, durasi berolahraga minimal 30 menit per hari, memperbanyak aktivitas gerak seperti berjalan kaki sebanyak 9 ribu langkah/hari dan tidur minimal selama 7 jam.