6 Fakta Menarik Soal Boba yang Jarang Diketahui

Oleh Dinny Mutiah pada 26 Sep 2019, 17:04 WIB

Diperbarui 27 Sep 2019, 18:15 WIB

6 Fakta Menarik Soal Boba yang Jarang Diketahui

Liputan6.com, Jakarta - Boba bak jamur di musim hujan, ada di mana-mana. Makin ke sini, makin banyak kreasi serta brand baru bermunculan.

Memanfaatkan tingginya minat masyarakat, sebuah festival yang mengangkat boba sebagai bintang utama digelar di Mal Gandaria City. Antusiasme langsung terlihat sejak awal pembukaan.

Nyaris 26 tenant yang buka di sana tak pernah sepi dari antrean pengunjung. Utamanya brand-brand yang sedang naik daun di Ibu Kota, tapi tak ketinggalan brand ternama yang bahkan belum masuk ke Indonesia.

Dengan kepopulerannya saat ini, boba mampu menjadi media diplomasi Taiwan. Fanny Low, Direktur Pusat Informasi Wisata Taiwan di Jakarta, Rabu, 25 September 2019, menyebut tak banyak orang yang mengetahui soal Taiwan atau menjadikannya sebagai pilihan destinasi wisata. Tetapi berkat boba, banyak orang yang sengaja ke sana untuk mencicipi cita rasa di tempat asalnya.

Selain fakta tersebut, ada hal-hal menarik lainnya yang patut disimak terkait boba. Liputan6.com merangkumnya untuk Anda.

1. Kreasi Pemilik Toko Teh

Bola-bola kecil nan kenyal sebenarnya sering disajikan dalam air gula dingin dan dikenal oleh warga setempat sebagai Fen Yuan. Namun, seorang pemilik toko teh di Taichung bernama Liu Han-Chieh bersama manajernya bernama Lin Hsiu Hui menciptakan kreasi baru dengan memadukan fen yuen dengan teh sehingga menjadi boba tea yang kita kenal seperti sekarang.

Resep itu awalnya diperkenalkan di kalangan keluarga dan kerabat pada 1987. Lantaran respons yang menggembirakan, mereka akhirnya menjualnya kepada umum. Hingga kini, toko yang menginisiasi boba tersebut masih eksis berdiri.

2. Brand Boba Tertua dan Terpopuler

Menurut Fanny, lebih dari 45 brand hidangan boba buka di Taiwan. Ratusan toko yang menyediakan menu itu menyebar di seantero negeri. Bahkan, Anda bisa membeli boba tea di convenient store yang buka 24 jam.

Dari banyaknya pilihan penyedia boba, Chun Shuui Tang dan Hanlin Tea terbilang yang memiliki sejarah paling panjang. Namun, brand Chai Time lah yang saat ini memiliki cabang terbanyak di seluruh dunia. Khusus di Indonesia, Chai Time dikenal dengan brand Koi.

2 of 3

3. Tak Hanya Terbuat dari Pati Singkong

Hari Pertama, Boba Fest 2019 Sudah Dipenuhi Pecinta Boba Hingga Sold Out
Gandaria City menggelar Boba Fest 2019 bagi para pecinta boba (Foto: Vinsensia Dianawanti)

Bola-bola kenyal yang menjadi ciri khas boba terbuat dari pati singkong. Dengan bahan tersebut, tak heran boba cukup mengenyangkan karena kaya akan karbohidrat dan serat.

Namun, Fanny mengungkapkan bila tak seluruh boba terbuat dari satu bahan saja. Belakangan, ada boba yang mengandung serat tinggi lantaran terbuat dari bahan serupa cincau.

4. Beda Musim, Beda Menu Populer

Taiwan dikenal sebagai tempat dengan empat musim sepanjang tahun. Perbedaan musim tersebut nyatanya memengaruhi jenis boba yang populer.

Saat musim dingin, minuman boba dengan paduan susu alias milk tea boba menjadi yang paling diminati. Sedangkan pada musim panas, boba dengan cita rasa fruity yang menyegarkan adalah yang paling dicari. Pada masa itu, Anda akan bisa banyak menikmati cita rasa teh Taiwan yang dikenal nikmat.

5. Terhitung Vegetarian

Boba terbilang aman bagi wisatawan muslim yang datang ke Taiwan. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahan baku utama boba adalah pati, teh, atau serat. Dengan begitu, boba bisa dibilang menu vegetarian.

6. Makanan Pendamping yang Cocok

Dengan cita rasa dominan manis, boba dinilai tepat dikonsumsi bersama makanan-makanan pedas. Kemanisannya bisa mengimbangi pedas menggigit di mulut. Biasanya, orang Taiwan akan memesan boba tea saat jajan di pasar malam yang menyediakan banyak pilihan makanan.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓