Jalan Menuju Negeri di Atas Awan Lebak Banten

Oleh Komarudin pada 18 Sep 2019, 18:04 WIB
Negeri di Atas Awan Gunung Luhur

Liputan6.com, Jakarta - Sebutan destinasi wisata negeri di atas awan kian bertambah. Salah satunya yang sedang ramai dibicarakan adalah Gunung Luhur yang berlokasi di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten.

Menurut Indra Adikusuma, perangkat Desa Sukamulya di Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten, Gunung Luhur berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) kurang lebih sembilan kilometer dari Wewengkon Adat Citorek.

Wisata Gunung Luhur dibuka sejak 2018 lalu, tapi mulai mulai ramai dikunjungi sejak awal 2019 hingga saat ini. Para pengunjung umumnya datang dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

"Setiap hari banyak yang ke sini (Gunung Luhur). Pengunjung paling banyak datang ke sini setiap akhir pekan," ujar Indra saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (18/9/2019).

Mereka yang berkunjung ke Gunung Luhur untuk menikmati negeri di atas awan biasanya datang sore hari. Mereka bisa menyewa vila dengan biaya Rp300 ribu per malam atau menyewa tenda kisaran Rp50 ribu hingga Rp80 ribu.

"Kalau dari pihak Gunung Luhur biayanya Rp50 ribu, sedangkan kalau menyewa dari masyarakat Rp80 ribu," ujar Indra.

2 of 3

Menuju Gunung Luhur

Negeri di Atas Awan Gunung Luhur
Menikmati negeri di atas awan Gunung Luhur saat pagi (Dok.Purnaesih)

Untuk mencapai lokasi negeri di atas awan Gunung Luhur, ada beberapa alternatif. Jika pengunjung dari Jakarta, mereka bisa mengarahkan kendaraannya ke arah Rangkas Bitung.

"Dari Rangkas Bitung ambil rute arah Wewengkon Citorek. Paling empat jam dari sana," ujar Indra. "Ya, kalau dari Jakarta, paling enam jam untuk sampai ke Gunung Luhur," sambungnya.

Untuk menikmati suasana negeri di atas awan Gunung Luhur, kata Indra, waktu yang paling tepat mulai pukul 07.00-08.00 WIB. Setelah itu kabutnya mulai menghilang saat matahari terbit.

"Saat ini saat yang paling tepat untuk menikmati negeri di atas awan Gunung Luhur karena musim kemarau. Kalau musim hujan, biasanya agak susah menikmati keindahannya," ujar Indra.

Kata Indra, bagi pengunjung yang datang menggunakan kendaraan roda dua dikenakan biaya parkir Rp2 ribu-Rp5 ribu, sedangkan roda empat dikenakan biaya Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. "Biaya tersebut tergantung ramai nggaknya pengunjung," tandasnya.

 

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓