Menggambarkan Keindahan Masa Lalu Melalui Lukisan

Oleh Liputan6.com pada 07 Okt 2019, 01:41 WIB
Lukisan

Liputan6.com, Jakarta - Lukisan merupakan sebuah karya seni yang menarik perhatian banyak orang. Melukis sendiri adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu.

Beberapa orang pun dikaruniai bakat untuk melukis meski seni lukis bisa dipelajari oleh siapa saja. Pemangku Raja Huristak XII, Tondi Hasibuan, juga termasuk seniman lukis, lulusan seni rupa dari Birmingham, Inggris.

Ia mulai melukis dari umur 5 tahun sampai sekarang. Menurut Patuan Tondi Hasibuan melukis adalah liburan yang menyenangkan, "Saya melihat seni dari ekpresi dan buah pikiran, dan memasukkan puisi dan art novel dalam karya lukisan,” ujarnya.

Menurut Tondi, lukisan karyanya bertemakan ‘Midnite Drama’, yang artinya adalah puisi-puisi tentang kerinduan di relung-relung malam, mimpi-mimpi spontan dalam lamunan.

Pewarnaaan dari lukisan ini dibikin secara kontras pastel style dan jenis style lukisan modern art kontemporer cubist dibuat melalui media acrylic on canvasLukisan ini telah mengikuti pameran Uce England, UK dan The Vaults Gallery. Selain itu juga ada pameran bersama Jahe Expo, Jawa Barat.

Lukisan
Lukisan Tondi Hasibuan. foto: istimewa

Lukisan ini mengekpresikan buah pikiran dan perasaan dari Patuan Tondi Hasibuan sang Raja Huristax XII.Hubungan lukisan ini dengan kerajaan Huristax adalah berhubungan dengan mix somehow dari campuran sejarah masa lalu dan masa kini dan dalam lukisan

Hal ini tergambar dari lukisannya yaitu ada pasukan pengintai mememegang tombak-tombak dan melihat ke arah penari dan pemain gitar. Lalu ada motif dari kerajaan huristak ditampilkan di ikat kepala pasukannya dalam lukisan tersebut.

Lukisan modern art ini terinspirasi dari puisi, balet dan perjuangan.Tujuan patuan Tondi Hasibuan membuat lukisan ini hanya untuk berekspresi melalui seni.

Tidak terlalu berhubungan dengan kerajaan huristax tapi hanya menampilkan sisi seniman dari pemangku Raja Huristax XII Tondi Hasibuan.