Benarkah Kacamata Hitam Melindungi Kita dari Bahaya Sinar UV?

Oleh Henry Hens pada 05 Sep 2019, 06:03 WIB
Ilustrasi Kacamata Hitam

Jakarta - Paparan sinar ultra-violet (UV)bukan hanya berpengaruh terhadap kulit, tapi juga bisa merusak protein lensa mata. Salah satu cara melindungi diri kita dari sinar UV adalah memakai kacamata.

Penggunaan kacamata hitam dapat melindungi mata seseorang dari semua masalah dampak siinar UV. Dokter spesialis mata di Nashville Amerika Serikat Dr Rebecca Taylor menekankan bahwa kacamata hitam menghalangi 99-100 persen sinar UVA dan UVB.

Menurut Taylor, seperti dikutip Time dan Antara, 3 September 2019, harga kacamata tidak terlalu penting. Kacamata hitam yang murah tetap bisa bermanfaat dengan mencari label yang memberikan perlindungan UV.

"Saat Anda tidak memakai pelindung, radiasi ultraviolet yang tidak dapat Anda lihat menembus mata. Struktur mata sangat sensitif terhadapnya," terang Taylor.

Retina mata mempunyai area tengah yang halus yang dikenal sebagai makula. Ada bukti UV dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami degenerasi makula, salah satu penyebab utama kebutaan terkait usia.

Selain itu, paparan sinar matahari juga berhubungan dengan kanker mata dan cedera mata jangka pendek, seperti terbakar matahari yang disebut fotokeratitis. Cedera jangka pendek itu ternyata bisa memicu kebutaan sementara atau penglihatan bermasalah.

2 of 3

Kacamata Ukuran Besar

Ilustrasi kacamata
Ilustrasi kacamata. Sumber foto: unsplash.com/Helena Lopes.

"Anda mendapatkan paparan langsung matahari dan paparan kedua dari cahaya yang dipantulkan. Lalu pada permukaan tanah yang lebih tinggi, sinar matahari lebih kuat. Risiko mata terpapar ultraviolet juga meningkat," jelas profesor oftalmologi di Harvard Medical School Stephen Foster.

Sebuah studi di Swiss pada 2018 menemukan kacamata hitam berukuran besar memblokir lebih banyak sinar UV daripada kacamata berukuran kecil. Meski begitu, melindungi mata Anda dengan kacamata hitam ternyata bukanlah ide yang baik.

Sebuah penelitian di AS pada 2009 menunjukkan fotoreseptor penginderaan cahaya di mata membantu pengaturan jam sirkadian tubuh yang berperan dalam mengatur tidur, nafsu makan, dan hal lainnya.

Hasilnya, orang yang mendapatkan "cahaya tingkat tinggi" pada pagi hari cenderung tidur lebih baik daripada mereka yang tidak.

Penggunaan kacamata hitam pada awal hari dapat mengganggu proses tidur itu. Stephen Foster menyarankan Anda sebaiknya tidak memakai kacamata hitam hingga pukul 10.00 pagi.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓