Kesan Anies Baswedan Ngopi di Kafe yang Dikelola Teman-Teman Difabel

Oleh Dinny Mutiah pada 23 Agu 2019, 11:02 WIB
Kesan Anies Baswedan Ngopi di Kafe yang Dikelola Teman-Teman Difabel

 

Liputan6.com, Jakarta - Berawal dari janjian ngopi bersama sang istri, Fery Farhati, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya mampir sebuah kedai kopi di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut masih sejalur dengan jalan pulang dari kantor ke rumahnya.

Nama kedai kopi itu adalah Sunyi House of Coffe and Hope. Interior kafe didesain sesimpel mungkin, didominasi warna putih dan pemakaian furnitur rotan dan material kayu.

Namun, yang paling istimewa dari tempat itu adalah seluruh pegawainya adalah para teman difabel, mulai dari barista, kasir, hingga pelayan. Hal itu yang membuat Anies Baswedan sangat terkesan.

"Sebuah kedai kopi dengan nuansa yang unik, di sini kita bisa menikmati kopi dan panganan dalam suasana tenang," tulis mantan Rektor Paramadina itu di akun Instagramnya, @aniesbaswedan, 21 Agustus 2019.

Ia memuji racikan kopi susu yang disajikan. Begitu pula dengan pelayanannya yang sopan. Bahkan, Anies, istri, dan putri sulungnya, Mutiara, bisa kursus kilat bahasa isyarat dengan para pegawai.

"Sebuah pengalaman ngopi yang menyenangkan. :)," katanya.

 

 

2 of 3

Pesan Kesetaraan

Kesan Anies Baswedan Ngopi di Kafe yang Dikelola Teman-Teman Difabel
Interior Sunyi House of Coffe and Hope. (dok. Instagram @sunyicoffee/https://www.instagram.com/p/Bu0UzM3B0I2/Dinny Mutiah)

Salah satu barista kedai kopi itu diketahui bernama Andhika Prima. Meski hanya memiliki satu tangan, ia justru menjadi andalan Sunyi Coffee dalam menyajikan olahan kopi yang enak dikonsumsi.

"Sekarang ia menjadi salah satu front line barista kami dengan merubah keterbatasannya menjadi kekuatannya," tulis akun Instagram resmi kedai kopi itu, @sunyicoffee, 6 Mei 2019.

Ternyata, berdasarkan penuturan Anies, kedai kopi itu didirikan untuk mengirim pesan kesetaraan. Hal itu didapat setelah ngobrol dengan pendiri Sunyi.

"Di samping memfasilitasi warga difabel dengan kesempatan berkarya, dan sekaligus mendidik publik tentang kebutuhan khusus," sambung Anies.

Kedai kopi tersebut bisa dicapai menggunakan MRT Jakarta, turun di Stasiun Cipete Raya. Anda bisa berjalan kaki sekitar 15 menit atau naik Transjakarta MR8 lalu turun di Cilandak V.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓