Tenaga Kerja Impian Tawarkan Keliling Indonesia dan Gaji Rp10 Juta

Oleh Komarudin pada 22 Agu 2019, 18:04 WIB
RedDoorz

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan media sosial kian diminati generasi milenial. Lewat media sosial mereka membagikan beragam aktivitas mereka, termasuk saat liburan di Tanah Air.

Banyaknya generasi milenial yang ingin menjelajahi itu, RedDoorz memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti program Tenaga Kerja Impian (TKI). Selain bisa keliling Indonesia, mereka yang terpilih akan mendapatkan gaji.

"Tugas mereka membuat konten-konten yang menarik dari perjalanan mereka. Bisa berupa foto maupun video. Konten tersebut diunggah ke media sosial mereka," ujar Marketing Director RedDoorz Sandy Maulana saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

Selain untuk mendukung perkembangan pariwisata Indonesia, kata Sandy, program tersebut juga memberikan kesempatan kepada generasi milenial untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata, tapi terkendala masalah biaya.

"Nah, dengan program Tenaga Kerja Impian ini kami berusaha mengakomodasi mereka. Syarat untuk mengikuti program ini pun cukup mudah," kata Sandy.

Mereka hanya perlu mengunggah konten foto dan video yang berisi cerita perjalanan mereka kemudian mereka harus meng-upload ke akun Instagram RedDoorz dan menjelaskan tema 'Cara Saya Mempromosikan Pariwisata Indonesia di Mata Dunia.'

Selain itu, diberi tagar #BukaRedDoorz dan #TenagaKerjaImpian serta mem-follow dan tag akun @reddoorzid. Konten foto dan video paling terakhir pada 16 September 2019.

"Ada tiga orang yang nantinya akan terpilih. Tiga orang itu akan keliling Indonesia selama tiga bulan. Mereka juga akan menerima gaji Rp10 juta per bulan," ujar Sandy.

2 of 3

Konten Menarik

Gading Marten
Gading Marten mendukung program Tenaga Kerja Impian (TKI) dari RedDoorz untuk mempromosikan pariwisata Indonesia (Liputan6.com/Komarudin)

Sementara itu, pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika menyambut positif program TKI yang dilakukan RedDoorz. Mereka dapat mengunggah momen jalan-jalan mereka lewat media sosial, sekaligus mempromosikan pariwisata Indonesia.

"Mereka dapat menggunakan media sosial untuk sesuatu yang bermanfaat. Bukan untuk menyebarkan hoaks, hate speech (ujaran kebencian). Jadi, mereka dapat mempromosikan berbagai pariwisata Indonesia yang indah," kata Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika, Henri Subiakto.

Hal senada juga diungkapkan aktor Gading Marten. Ia menilai program TKI bermanfaat untuk mendukung pengembangan pariwisata di Tanah Air.

"Program TKI ini bisa menjembatani keinginan para milenial untuk mengelilingi Indonesia. Program ini juga bisa jadi tempat kolaborasi antara bloger, vloger, dan para content creator," tutur Gading.

Gading membagikan tips untuk membuat konten yang menarik yang kemudian diunggah ke Instagram atau media sosial lainnya. Salah satunya, konten harus menarik dan original.

"Mereka yang melihat foto maupun video yang diunggah seperti merasakan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang. Dengan foto dan video itu, orang lain yang melihatnya dan menonton akan tertarik berkunjung ke daerah itu," ucap Gading.

Semua itu, lanjut Gading, sebelum melakukan traveling, perlu ditentukan waktu dan konsep yang akan dibuat. "Jadi, ide itu sangat penting," tegas Gading.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓