Hengky Kurniawan Bawa Wajit Cililin dan Kopi Gununghalu ke Swedia

Oleh Komarudin pada 30 Jul 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 30 Jul 2019, 11:16 WIB
Hengky Kurniawan dan Ridwan Kamil

Liputan6.com, Jakarta - Hengky Kurniawan berkesempatan mengunjungi Swedia mendampingi Ridwan Kamil. Mengenakan batik coklat, Hengky tampak berdiskusi dengan Kang Emil dalam salah satu unggahannya.

"Beda usia tapi selera sama. Yess…! Wajit Cililin..! Kemanapun perginya bekelnya tetep jajanan khas Bandung Barat," tulis Hengky sebagai keterangan foto, Minggu, 28 Juli 2019.

Suami Sonya Fatmala ini juga turut mempromosikan Wonderful Indonesia Festival mempromosikan budaya dan produk-produk unggulan dari Jawa Barat. Ada kerajinan tangan, kopi, teh, dan lain-lain.

"Salah satu Kopi andalan dari Bandung Barat tepatnya dari kecamatan Gunung Halu, menjadi salah satu produk favorit yang digemari warga Swedia .Target ke depan Kopi asal Bandung Barat bisa memenuhi pasar internasional secara kontinu 🙏🏻," harap Hengky.

2 dari 3 halaman

Warganet Bangga

Hengky Kurniawan
Hengky Kurniawan memperlihatkan sebungkus kopi Gunung Halu saat berada di Swedia (Dok.Instagram/@hengkykurniawan/https://www.instagram.com/p/B0TecPkFnbg/Komarudin)

Bagi Hengky, kopi Gunung Halu tetap yang terbaik. Kopi asli Bandung Barat selalu menemani di berbagai aktivitasnya.

"Dimanapun, kemanapun kopi Gununghalu asli Bandung Barat selalu menemani☕️," tulisnya.

Unggahan Hengky mendapat banyak tanggapan positif dari warganet. Mereka bangga kopi Gunung Halu diperkenalkan hingga ke Swedia.

"Saya bangga menjadi warga Gununghalu ...terimakasih pak..," komentar akun @kiyurimanis.

"Saya sebagai orang gunhal sangat bangga😍," kata @windisambas93.

"Bangga pisan eta kopi ka luar negeri pak hatur nuhuuun 🙏💕," jelas akun @runiknn__.

Pada 26 Maret 2019, Hengky pernah menerangkan tentang keistimewaan biji kopi dari tanah Kabupaten Bandung Barat itu. Meski tak menggunakan nama Gununghalu, kopi tersebut nyatanya meraih juara 2 dunia di Festival Kopi di Paris, Prancis.

Gununghalu merupakan wilayah selatan di Kabupaten Bandung Barat. Dengan ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut, kualitas kopi Gununghalu, sambung Hengky, tidak perlu diragukan lagi.

"Saya sendiri langsung datang kesana dan mencobanya melalui perjalanan yang cukup menantang. Perjalanan sampai ke puncak, saya tempuh kurang lebih 4 jam dari padalarang ke Gununghalu. Share dan bagikan cerita ini, agar kopi Gununghalu dan Bandung barat lebih dikenal dunia luar dan mendunia," tulisnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓