Tips agar Tak Cepat Lapar dan Lemas Saat Puasa

Oleh Henry Hens pada 21 Mei 2019, 05:02 WIB
Takjil Puasa

Liputan6.com, Jakarta - Umat muslim di Indonesia menjalankan ibadah puasa sekitar 13 jam. Dalam pelaksanannya, mereka harus menahan rasa lapar, haus, dan rasa lemas. Meski berpuasa, tentu harus tetap menjalankan kegiatan sehari-hari seperti biasa.

Jangan khawatir, lantaran ada tips agar tak cepat cepat lapar, haus, dan lemas selama berpuasa. Menurut pakar diet dari Nisantasi University di Istanbul, Turki, Maryem Berrin Ak, porsi dan jenis makanan saat sahur akan sangat menentukan jalannya puasa seseorang.

Dilansir dari Daily Sabah, Senin (20/5/2019), agar mampu berpuasa tanpa merasa cepat lapar, haus, dan lemas, maka disarankan untuk tak makan banyak saat sahur.

"Anda salah besar kalau berpikir harus makan banyak saat sahur supaya tidak merasa lapar di siang hari. Yang terpenting adalah makan lebih sedikit dan makan secukupnya,"  jelas Maryem.

Walaupun disarankan untuk tak makan banyak, mereka yang akan menjalankan ibadah puasa disarankan untuk tak meninggalkan makan sahur. Pasal, sahur saat puasa merupakan pengganti sarapan.

2 of 3

Ringan dan Mudah Dicerna

[Bintang] Buka Puasa
Ilustrasi buka puasa bersama teman. (Sumber Foto: ShopStyle)

Makanan yang disarankan untuk sahur adalah makanan yang mudah dicerna. Menu sahur juga harus tinggi protein dan vitamin seperti susu, keju, telur, mentimun, tomat, kacang-kacangan, dan roti gandum.

Kalau ingin sahur secara praktis dan cepat, semangkuk sup dan sepotong roti gandum bisa dikonsumsi. Bisa juga dengan mengonsumsi kurma dan hindari makanan yang digoreng, serta asin agar tak dehidrasi di siang hari.

Maryem menyarankan agar berbuka puasa dengan makanan ringan, serta mudah dicerna lebih dulu, jangan langsung menyantap makanan berat. Lalu , alau Anda makan terlalu cepat untuk menghilangkan rasa lapar, justru akan mendorong sistem pencernaan bekerja terlalu keras.

Untuk itu, makanlah secara perlahan dan tetap dengan porsi kecil. Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti kurma dan buah-buahan lainnya di bulan Ramadan sangat disarankan, terutama untuk mempertahankan sistem pencernaan tetap sehat.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓