Di Pertandingan Ajax vs Tottenham, 2 Pesepakbola Ini Buka Puasa dengan Gel Energi, Apa Itu?

Oleh Henry Hens pada 10 Mei 2019, 03:02 WIB
Diperbarui 10 Mei 2019, 03:02 WIB
Tottenham Hotspur ke Final Liga Champions
Perbesar
Duel antara Hakim Ziyech dan Danny Rose pada leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Stadion Amsterdam Arena, Amsterdam, Kamis (9/5). Spurs menang 3-2 atas Ajax. (AFP/Emmnauel Dunand)

Liputan6.com, Jakarta - Di bulan Ramadan seluruh umat muslim diwajbkan untuk berpuasa. Tak terkecuali para pesepakbola yang banyak bermain di beberapa klub top Eropa. Hal itu juga dilakukan oleh dua pemain Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech dan Noussair Mazraoui.

Mereka berdua tetap menjalankan ibadah puasa saat bertanding melawan Tottenham Hotspur di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, pada laga legkedua semifinal Liga Champions, Rabu, 8 Mei /2019.

Dilansir dari The Sun dan bola.net, Kamis (9/5/2019), kedua pemain asal Maroko tersebut memang sudah berniat untuk tetap puasa selama laga berjalan.

Walaupun mereka sempat diperingatkan oleh pihak klub, Noussair dan Hakim tetap memulai laga dalam kondisi berpuasa. Keduanya baru membatalkan puasanya pada menit ke-22. Saat itu jam menunjukkan pukul 21.22 waktu Amsterdam, waktunya berbuka puasa di sana.

Dari tayangan televisi, Noussair terlihat bergerak ke tepi lapangan untuk mengambil minum dan mengonsumsi sebuah makanan ringan. Hal yang sama juga dilakukan oleh Ziyech.

Belakagan diketahui kalau mereka mengonsumsi gel energi atau energy gel dalam kemasan sachet saat berbuka puasa. Lalu, apa sebenarnya gel energi? Gel energi adalah produk glukosa kaya karbohidrat yang memuat energi untuk berolahraga.

2 dari 3 halaman

Berbagai Pilihan Rasa

Gel Energi
Perbesar
Gel Energi (Energy Gel). (foto: dok.Instagram @nibi_sport/https://www.instagram.com/p/BaGo1-Pgxa1/Henry

Makanan dalam bentuk kemasan ini digunakan oleh orang dewasa dan terbuat dari campuran gula, paling sering maltodekstrin dan fruktosa. Gel dibuat padat agar mudah dicerna oleh perut saat proses pencernaan berlangsung.

Lalu gel dikemas dalam bentuk sachet sehingga mudah dibawa dan disimpan untuk nanti dikonsumsi saat melakukan olahraga. Ada berbagai pilhan rasa dari gel energi, seperti cokelat, vanila, strawberry dan citrus.

Pelari, perenang, pengendara sepeda atau siapa saja yang berolahraga selama lebih dari 60 menit adalah mereka yang direkomendasikan untuk mengonsumsi gel energi.  Alasannya, saat seseorang berolahraga, tubuh memanfaatkan karbohidrat yang tersimpan di otot, tapi jumlah yang tersedia terbatas.

Karena mudah dicerna, gel energi dapat membantu mempertahankan energi dan mencegah kelelahan selama latihan atau olahraga yang intens atau berkepanjangan. Walaupun begitu, para ahli medis menyarankan saat mengonsumsi gel energi ada baiknya dibarengi dengan minum segelas air.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓