Aman Naik Ojek Online, Para Wanita Wajib Perhatikan 4 Hal Ini

Oleh Cahyu pada 16 Apr 2019, 06:00 WIB
Gojek

Liputan6.com, Jakarta Ojek online kini menjadi transportasi alternatif yang kian diandalkan penumpang, khususnya di daerah perkotaan. Hal ini tidak terlepas dari kemampuannya mengantarkan penumpang ke tempat tujuan secara cepat dengan harga terjangkau.

Tak jarang kaum hawa pun memanfaatkan transportasi berbasis aplikasi ini. Bagi para wanita, agar pengalaman naik ojek online semakin terasa aman, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti nih. Simak, yuk!

1. Pastikan pengemudi dan plat motor sesuai dengan aplikasi

Saat memesan ojek online lewat aplikasi, akan muncul nama pengendara beserta plat nomornya. Nah, kamu perlu memastikan bahwa nama, wajah, dan plat motor orang yang menjemput kamu sesuai dengan aplikasi. Sebab, nama dan plat motor yang ada di aplikasi sudah tercatat di database perusahaan penyedia ojek online sehingga terjamin kualitas dan keamanannya.

2. Simpan ponsel di dalam tas

Usahakan untuk tidak menggunakan ponsel saat dibonceng. Hal ini untuk menghindari tangan-tangan jahil yang ingin mengambil ponsel kamu. Setelah ojek kamu datang menjemput, sebaiknya simpan ponsel di dalam tas selama perjalanan. Supaya tak bosan di jalan, kamu bisa menikmati pemandangan di sekeliling.

3. Letakkan tas di antara kamu dan pengendara ojek

Setelah menyimpan ponsel di dalam tas, letakkan tas di antara kamu dan pengendara ojek. Dengan begitu, pencopet akan lebih sulit mengambil barangmu. Sebaliknya, mereka akan sangat mudah mengambil tasmu kalau diletakkan di bagian belakang atau samping. Apabila barang bawaanmu lebih dari satu, kamu bisa meminta kepada pengendara ojek untuk membantu menyimpannya di depan atau bagasi motor.

4. Pilih jasa ojek online yang terjamin keamanannya

Hal lain yang tak kalah penting adalah memilih jasa ojek online yang sudah terjamin keamanannya. Salah satu perusahaan transportasi online yang memberi perhatian lebih untuk keamanan pelanggan adalah GOJEK. GOJEK bekerja sama dengan Hollaback Jakarta menjadi pelopor pelatihan untuk para driver dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual. Para pengendara diberi latihan dasar untuk memahami jenis dan bentuk kekerasan seksual hingga langkah intervensi apabila menemukan kejadian kekerasan seksual.

Selain itu, aplikasi GOJEK versi terbaru (3.24) juga telah dilengkapi dengan beragam fitur keamanan. Pertama, ada fitur Bagikan Perjalanan yang memungkinkan pengguna GO-RIDE dan GO-CAR untuk menginformasikan tentang perjalanan mereka kepada keluarga atau teman. Kerabat pelanggan bisa memperoleh informasi soal lokasi penjemputan dan pengantaran, data lengkap pengemudi, status perjalanan, serta rute yang ditempuh. Pelacakan dapat dilakukan secara real time lewat tautan yang kamu kirim via SMS, WhatsApp, LINE, ataupun Messenger.

Gojek
Fitur keamanan di aplikasi Gojek (foto: ©Gojek).

Kedua, kamu bisa memanfaatkan layanan Tombol Darurat. Ketika menghadapi situasi darurat, klik icon perisai, lalu pilih menu Panggil bantuan darurat. Kamu akan segera terhubung ke Unit Darurat GOJEK yang siap melayani kamu 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Sebutkan nama kamu, nomor telepon, nomor pemesanan layanan, dan nama mitra driver. Selanjutnya, Unit Darurat Gojek akan melakukan verifikasi dengan menanyakan dan mengirimkan pihak keamanan ke lokasimu. Saat ini, layanan ini sudah tersedia di menu GO-CAR se-Indonesia. Namun tenang saja, secara bertahap fitur ini juga akan tersedia untuk layanan GO-RIDE.

Tak hanya itu, kamu juga mendapat perlindungan dari Asuransi Penumpang GO-RIDE. Perusahaan transportasi online ini telah bekerja sama dengan platform asuransi digital untuk memberikan perlindungan berupa jaminan keselamatan dari kecelakaan dan tindakan kriminal. Apabila kamu ingin mempelajari lebih lanjut tentang Asuransi Penumpang secara lebih lengkap, silakan kunjungi link ini.

Wahai para wanita, yuk #UninstallKhawatir kamu dengan menggunakan GOJEK!

 

 

(Adv)