Seniman India Ini Melukis Pengalaman Perempuan tentang Payudara Mereka

Oleh Henry Hens pada 21 Mar 2019, 19:15 WIB
Diperbarui 21 Mar 2019, 19:15 WIB
Lukisan Payudara
Perbesar
Pengalaman perempuan tentang payudara mereka sendiri yang dilukis Indu Harikumar. (dok.Instagram @induviduality/https://www.instagram.com/p/Bu_4w88n0g9/Henry

Liputan6.com, Jakarta - Banyak perempuan yang mengatakan kalau sebagian besar pria terobsesi pada payudara. Bagian tubuh perempuan yang satu ini hampir selalu menjadi perhatian utama pria.

Namun, pendapat berbeda dikatakan Indu Harikumar, seorang seniman asal India. Perempuan asal Mumbai ini justru meyakini bukan hanya para pria, kaum perempuan juga terobsesi pada payudara mereka sendiri.

Untuk itu, Indu membuat lukisan yang terinpirasi dari pengalaman beberapa perempuan tentang payudara mereka sendiri. Dilansir dari laman NowThisNews, 13 Maret 2019, proyek tersebut diberi nama ‘Identitty’ dan dimulai pada awal tahun ini.

Karya lukisan Indu diunggah di media sosial melalui akun Instagram @induviduality. Tiap lukisan yang diunggah dilengkapi dengan cerita seputar lukisan tersebut yang semuanya berhubungan dengan payudara.

Banyak yang mendapatkan pengalaman kurang mengenakkan dengan payudara mereka, baik yang berukuran besar sampai yang dadanya rata. Namun, identitas mereka tidak diungkapkan demi menjaga privasi mereka.

"Mereka merasa seperti pria yang hanya terobsesi pada payudara. Bagi mereka para pria hanya melihat dan fokus pada payudara mereka saja terutama yang berukuran besar," jelas Indu.

"Sebagai perempuan dengan dada yang termasuk rata hampir sepanjang hidupku, saya bisa merasakan apa yang alami selama ini," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Berdamai dengan Diri Sendiri

Indu Harikumar
Perbesar
Indu Harikumar, seniman India yang melukis pengalaman perempuan tentang payudara mereka sendiri. (dok.Instagram @induviduality/https://www.instagram.com/p/BmtXFJJlBBQ/Henry

Harikumar berharap media lukisan ini bisa mengingatkan banyak orang kalau perempuan tak ingin dinilai dari ukuran dada mereka. Ia mengaku banyak mendapat komentar nakal dan tak pantas saat masih muda tentang dadanya yang rata.

Indu mengakui menceritakan pengalaman seperti itu bisa saja membuat seseorang merasa malu atau rapuh. Namun, ia justru melihatnya dari sisi positif, yaitu mereka bisa lebih menerima atau berdamai dengan diri mereka sendiri.

Indu pun mengaku banyak terbantu dengan membuat lukisan seputar payudara tersebut, membuatnya bisa lebih menerima keadaan dirinya. "Proyek ini membuatku bisa lebih menerima tubuhku dan diriku sendiri yang tidak sempurna," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓