Apa Makna Kecantikan Modern Sesungguhnya?

Oleh Meita Fajriana pada 21 Feb 2019, 13:15 WIB
Diperbarui 21 Feb 2019, 13:15 WIB
Tatjana Saphira
Perbesar
Brand ambassador Wardah, Dewi Sandra punya pendapat sendiri tentang kecantikan. (Nurwahyunan/Fimela.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda mempertanyakan apa arti kecantikan? Perempuan seperti apa yang dibilang cantik? Tiap perempuan memiliki kecantikan tersendiri. Tak ada batasan dan standar yang pasti.

Meski begitu, Anda bisa merasakan sendiri seperti apa kecantikan yang Anda miliki. Hal ini yang menjadi latar belakang brand kecantikan Wardah mengajak perempuan Indonesia untuk memaknai kecantikan secara modern melalui pembaharuan tagline "Inspiring Beauty" menjadi "Feel the Beauty".

Langkah ini dilakukan untuk memodernisasi makna kecantikan yang selama ini sering dikaitkan dengan penampilan semata. Modernisasi ini mampu memberikan kedekatan dan relevansi terhadap kehidupan perempuan modern saat ini.

"Wardah percaya kecantikan adalah perasaan positif yang mampu membawa perubahan yang dapat dirasakan dan berarti bagi sesama, lebih daripada penampilan," jelas Putri Diah Paramita Marketing Director PT Paragon Technology & Innovation, seperti dilansir Fimela, Senin, 18 Februari 2019.

"Dengan tagline "Feel the Beauty", kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih merasakan kecantikan yang ada di sekitar kita, bukan sebatas melihat kecantikan," sambungnya.

Perubahan persepsi ini penting untuk dimiliki masyarakat luas. Wardah berharap "Feel the Beauty" bisa meningkatkan kepercayaan diri dan apresiasi perempuan terhadap diri mereka sendiri.

"Kecantikan tak hanya dari wajah atau fisik, tapi juga bisa kita rasakan dari hati dan ketulusan seorang perempuan terhadap dirinya dan lingkungan sekitarnya. Ketulusan dalam melakukan banyak hal untuk orang banyak," jelas Dewi Sandra, Brand Ambassador Wardah.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan agar Anda bisa merasakan kecantikan diri Anda Seperti gerakan partisipatif yang dihadirkan Wardah baik dalam bidang kecantikan, travel, fashion, musik, maupun kegiatan sosial. 

2 dari 2 halaman

Meningkatkan Minat Baca Anak

Dewi Sandra
Perbesar
Brand ambassador Wardah, Dewi Sandra punya pendapat sendiri tentang kecantikan. (Daniel Kampua/Fimela.com)

Gerakan partisipatif ini bertajuk senada dengan tagline baru Wardah yaitu "Feel the Beauty". Untuk permulaan, Wardah bekerja sama dengan Taman Baca Inovator membuat sebuah gerakan partisipatif di bidang pendidikan bertajuk #BeraniPeduli untuk meningkatkan minat baca anak-anak Indonesia.

Berdasarkan hasil riset Central Connecticut State University tahun 2016, persentase minat baca anak Indonesia saat ini tergolong masih rendah, hanya sekitar 0,01 persen atau satu banding sepuluh ribu. Indonesia juga tercatat menempati peringkat ke-60 dari total 61 negara dalam kategori Most Literate Nations in the World.

Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya minat baca adalah keterbatasan akses terhadap buku. "Karena itu, dalam #BeraniPeduli, kami mencoba mengumpulkan buku bekas layak baca untuk anak-anak usia 6-12 tahun. Harapannya, anak-anak akan memiliki lebih banyak pilihan bahan bacaan yang menarik dan menjadi senang membaca," ucap Shabrina Salsabila Brand Manager Wardah Cosmetics.

Masyarakat dapat mendonasikan buku mereka di drop box #BeraniPeduli yang tersebar dilebih dari 70 titik sampai dengan 30 April 2019. Beberapa titik yang dimaksud antara lain 12 Wardah Beauty House yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan sejumlah universitas.

Anda juga bisa mengirimkan buku ke kantor PT Paragon Technology & Innovation di Jakarta, dengan ditujukan kepada PR Division Paragon III. Semua buku yang terkumpul akan diberikan kepada Taman Baca Inovator yang tersebar di 26 wilayah di Indonesia.

"Gerakan #BeraniPeduli jadi salah satu cara kita untuk memberikan kontribusi nyata bagi sesama. Inilah arti kecantikan yang sebenarnya. Feel the Beauty," pungkas Tatjana Saphira, Brand Ambassador Wardah.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓