Alasan Robby Tumewu Ditentang Berkarier di Dunia Fesyen

Oleh Komarudin pada 15 Jan 2019, 02:00 WIB
Robby Tumewu

Liputan6.com, Jakarta – Dunia hiburan di Tanah Air turut berduka atas meninggalnya Robby Tumewu, Senin, 14 Januari 2019. Ia meninggal dunia akibat stroke yang dideritanya sejak beberapa tahun lalu.

Kabar sakitnya Robby sempat menjadi perhatian sejumlah perancang Indonesia pada akhir November 2011 silam. Dalam ajang Jakarta Fashion Week 2012 lalu, 10 desainer yang tergabung dalam Ikatan Perancang Muda Indonesia (IPMI), menggelar peragaan busana yang karyanya didedikasikan untuk Robby Tumewu.

Saat itu, desainer Carmanita mengungkapkan jika Robby Tumewu telah memberikan warna terhadap dunia fesyen Indonesia. Oleh karena itu, mereka memberikan semangat dan harapan kepada Robby yang juga tergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI).

Tema 'Color Me Life With Love Dedicated to Robby Tumewu' untuk mewakilkan energi dan semangat dari sosok Robby yang juga dikenal ciri khas busananya yang penuh warna. Kesepuluh desainer tersebut adalah Tri Handoko, Liliana Lim, Ghea Panggabean, Tuti Cholid, Era Sukamto, Adesagi Kierana, Yongki Budisutisna, Carmanita, Kanaya Tabitha, Barli Asmara.

Kepergian Robby untuk selamanya membawa kenangan tersendiri bagi para sahabatnya itu, salah satunya desainer Era Soekamto. Di matanya, Robby sosok yang baik hati.

"Setiap desainer kan membawa nafas tersendiri dalam rancangannya, begitu juga Mas Robby. Jadi, sebagai desainer senior, Beliau memberi inspirasi bagi saya dan banyak desainer lain," katanya lewat sambungan telepon pada Liputan6.com, Senin, 14 Januari 2019.

2 of 2

Ditentang Ibu

Robby Tumewu
Robby Tumewu (Kapanlagi.com)

Robby Tumewu lahir di Bandung, 4 Desember 1953. Robby kecil sudah pandai menggambar dan membuat sketsa busana.

Robby bukan dari keluarga seni, tapi tak menyurutkan langkah Robby untuk berkarier di bidang mode. Meskipun ia sempat ditentang oleh ibundanya, Emmy Tumewu.

Sebagai orangtua, Emmy menginginkan anaknya itu meniti karier di bidang perhotelan karena dinilai lebih menjanjikan dari segi penghasilan. Namun, keinginan untuk menjadi desainer sangat kuat dalam diri Robby.

Bersama teman-temannya, Robby sempat mendirikan kelompok yang diberi nama Aranea. Mereka sering mengadakan fashion show. Peragaan busana yang pertama diikuti Robby pada 1973.

Secara perlahan karier Robby mulai meningkat dengan menjadi asisten perancang Henry Passage di Bandung. Ia kemudian pindah ke Jakarta dan menjadi asisten Prajudi. Dari situ karier Robby Tumewu makin bersinar dengan mengikuti berbagai kegiatan peragaan busana di luar negeri.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓