Cerita Awal Karier Robby Tumewu, Rancang Busana untuk Pementasan Teater Koma

pada 14 Jan 2019, 10:30 WIB
robby-tumewu-sakit-130624b.jpg

Jakarta - Sebelum wara-wiri dengan ragam peran di dunia entertainment, Robby Tumewu sudah dikenal sebagai seorang desainer kenamaan. Lewat karya rancangan yang unik dengan penambahan banyak warna terkesan ceria, lelaki 65 tahun itu tercatat menggeluti dunia rancang mode di era 80-an.

Keterlibatan Robby dalam dunia fashion bermula dari Teater Koma. Kala itu, lelaki kelahiran Bandung, Jawa Barat, tersebut, mendapat kepercayaan menata busana untuk pertunjukan Teater Koma pimpinan N. Riantiarno. Ia pun ikut bermain dalam peran tambahan.

Kesempatan datang saat Harry 'Bo'im' de Fretes mengajak bergabung dengan Lenong Rumpi pada 1990. Dari situ, nama Robby Tumewu populer saat melakoni peran di Lenong Rumpi hingga 1992.

Karier Robby di dunia seni peran berlanjut sampai membintangi serial bertema komedi seperti Keluarga Van Danoe, Flamboyan 108, Cepot dan Copet Kepepet, dan Oke-Oke Bos. Lakon di beberapa judul layar lebar pun sempat diperankan Robby, di antaranya Ca Bau Kan (2002), Gie (2005), Belahan Jiwa (2005), Laskar Pelangi (2008), dan 3 Hati Dua Dunia Satu Cinta (2010).

Sementara di dunia fashion, salah satu desainer, Eka Soekamto menilai, Robby merupakan salah satu 'pembabat hutan' bidang rancang mode dalam negeri. Robby bahkan memakai sendiri busana karyanya di film Ca Bau Kan dan menginspirasi desainer Anne Avantie untuk membuat mini show untuk membantu Robby.

Bersama beberapa perancang senior, Robby Tumewu membuat fashion bisa dinikmati lebih banyak orang. "Dulu, bisa dikatakan kalau fashion hanya bisa dinikmati segelintir kalangan. Tapi, atas usaha mas Robby dan desainer senior lain, fashion sekarang lebih luas jangkauannya," ucap Era ketika dihubungi Liputan6.com lewat sambungan telepon, Senin pagi (14/1/2019).

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: