Apa Sih Beda Hari Anak Internasional dan Hari Anak Sedunia?

Oleh Asnida Riani pada 20 Nov 2018, 12:00 WIB
Diperbarui 20 Nov 2018, 23:15 WIB
Ilustrasi

Liputan6.com, Jakarta - Setelah sekian tahun berjalan, Anda dan mungkin sejumlah orang di luar sana masih bingung beda antara Hari Anak Internasional dan Hari Anak Sedunia. Sekilas, keduanya memiliki maksud yang sama, namun jika ditelaah dari sejarahnya, mereka punya concern berbeda tentang anak.

Supaya tidak salah, mari mulai dari waktu peringatannya. Hari Anak Internasional dirayakan tiap 1 Juni, sementara Hari Anak Sedunia jatuh pada hari ini, 20 November. Di tahun 1925, Hari Anak Internasional ditetapkan guna menarik perhatian dunia pada deretan isu yang berdampak pada anak.

Dikutip dari compassion.com, Selasa (20/11/2018), perwaklian negara-negara yang hadir saat itu mengenali kalau orang dewasa memiliki utang untuk memberi bekal terbaik pada anak-anak, Sebagai hasil, konferensi tersebut mengadopsi Dekrasi Geneva tentang Hak-hak Anak.

Pertama, menyediakan perbekalan anak untuk tubuh, baik secara material maupun spiritual. Kedua, anak yang lapar harus diberi makan, anak yang sakit mesti mendapat penanganan medis, anak yang memiliki keadaan kurang normal harus diberi pertolongan, anak yang bermasalah dengan hukum harus dibantu, dan anak yatim piatu harus memiliki tempat berteduh yang layak.

Ketiga, anak harus mendapat perlakuan tepat di masa-masa tersulit. Keempat, anak harus diletakkan di posisi ia bisa berkembang dengan baik, tanpa adanya eksploitasi. Terakhir, anak harus terus diingatkan kalau keahlian mereka harus berguna bagi masyarakat.

Ilustrasi
Ilustrasi anak-anak. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Sementara Hari Anak Sedunia diciptakan untuk mengubah bagaimana masyarakat melihat dan memperlakukan anak-anak, juga meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan anak. Peringatan ini pertama kali diprakarsai di tahun 1954.

Hari Anak Sedunia adalah untuk membina dan memenangkan hak-hak anak di seantero Bumi. Hak anak bukanlah hak spesial dan berbeda. Tapi, mereka memiliki hak yang sama pentingnya dengan orang dewasa. Peringatan ini ingin mengingatkan kalau anak juga bagian dari lingkungan sosial dan harus diperlakukan sebagaimana mestinya.

Dengan konsentrasi isu berbeda, kedua perayaan in, baik Hari Anak Internasional dan Hari Anak Sedunia, bermaksud melindungi anak-anak di berbagai keadaan, bahkan yang terburuk sekalipun, guna regenerasi lebih baik.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: