Melati dan Isabel Wijsen Konsisten Perangi Sampah Plastik di Bali

Oleh Komarudin pada 04 Nov 2018, 10:00 WIB
Diperbarui 06 Nov 2018, 07:13 WIB
Melati dan Isabel Wijsen Konsisten Perangi Sampah Plastik di Bali

Liputan6.com, Jakarta - Persoalan sampah menjadi perhatian di banyak negara, tak terkecuali di Indonesia, salah satunya di Bali. Berkat program mereka Bye Bye Plastic Bags, Melati Wijsen dan Isabel Wijsen meraih Penghargaan Bambi di Berlin, Jerman, pada 16 November 2017 lalu.

Mereka tak berhenti pada penghargaan tersebut. Hingga saat ini Melati Wijsen dan Isabel Wijsen tetap konsisten untuk memerangi sampah kantong plastik di Bali hingga 1 Januari 2019.

"Anda dapat melihat senyum lebar saya selama sebulan penuh tetapi tidak akan seperti itu jika tak ada tim impian di sekitar saya," tulis Melati Wijsen dalam akun Instagram pribadinya, Jumat, 2 November 2018.

Dilansir dari dw.com, kedua anak yang berasal dari Bali itu memerangi sampah plastik yang merupakan limbah yang sangat besar di Pulau Dewata sejak April 2013.

Melati dan Isabel terinspirasi setelah menerima pelajaran tentang tokoh dunia seperti Nelson Mandela, Lady Diana dan Mahatma Gandhi di sekolah. Mereka lalu berinisiatif untuk melakukan hal yang berguna untuk dunia di umur mudanya.

Melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bye Bye Plastic Bags mereka mewujudkan misinya hingga diundang ke London untuk berbicara di TED Talks juga ke New York untuk menjadi pembicara di PBB saat peringatan World Oceans Day 2017.

Sementara itu, seperti ditulis Liputan6.com, 17 November 2001, Penghargaan Bambi (Bambi Awards) diselenggarakan Grup Media Jerman Burda yang mengangkat nama-nama berprestasi dari mulai yang bergerak di bidang hiburan, sastra, olah raga, hingga politik.

Saksikan video pilihan di bawah ini: