Jelang Pementasan Teater Bunga Penutup Abad, Pemain Mulai Persiapan dari Nol

Oleh Putu Elmira pada 01 Nov 2018, 11:15 WIB
Diperbarui 01 Nov 2018, 11:15 WIB
Jelang Pementasan Teater Bunga Penutup Abad, Pemain Mulai Latihan dari Nol
Perbesar
Mengintip persiapan para pemain menjelang pementasan teater Bunga Penutup Abad yang akan diselenggarakan untuk ketiga kalinya. (Liputan6.com/Putu Elmira)

Liputan6.com, Jakarta - Menjawab tingginya antusiasme masyarakat, pementasan teater Bunga Penutup Abad bakal kembali digelar untuk ketiga kalinya di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 17-18 November 2018. Kali ini, Marsha Timothy didaulat memerankan karakter Nyai Ontosoroh.

Bunga Penutup Abad telah menyajikan tampilan apik pada Agustus 2016 di Jakarta dan Maret 2017 di Bandung. Sebelumnya, karakter Nyai Ontosoroh dimainkan oleh Happy Salma yang tahun ini bertindak sebagai produser.

Sementara, karakter lainnya masih diperankan oleh pemain yang sama. Mereka adalah Reza Rahadian sebagai Minke, Lukman Sardi sebagai Jean Marais, Chelsea Islan sebagai Annelies, serta Sabia Arifin sebagai May Marais.

Akan mementaskan teater Bunga Penutup Abad untuk kali ketiga, para pemain mengaku memulai pola latihan dari nol. Beberapa persiapan telah mereka lakukan untuk menyuguhkan penampilan terbaik.

"Seperti awal lagi (persiapan), back to zero. Untuk script memanaskan lagi dan beberapa kali ketemu tim seperti dari babak satu sampai akhirnya latihan pernapasan, mengingat blocking," jelas Reza Rahadian di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.

Persiapan dari awal juga diutarakan Chelsea Islan yang memerankan Annelies. Latihan pun baru dimulai Chelsea bulan September bersama sang sutradara Wawan Sofwan dan Marsha Timothy yang bermain sebagai Nyai Ontosoroh.

"Balik ke titik awal lagi untuk menghafalkan dialog, blocking, olah vokal, olah tubuh sebelum latihan. Seru nanti ada yang beda di ending," kata Chelsea Islan.

Sementara, Sabia Arifin yang memainkan karakter May Marais merasa cukup gugup kembali mementaskan teater Bunga Penutup Abad. "Aku sedikit deg-degan karena harus hafalin lagi. Suka baca-baca script pas pulang sekolah, latihan dan walaupun sering sepanggung, aku masih tetap deg-degan," ungkap Sabia.

Saksikan video pilihan di bawah ini: