3 Faktor untuk Membaca Kepribadian Orang Lewat Tulisan Tangan

Oleh Asnida Riani pada 30 Okt 2018, 08:15 WIB
Diperbarui 30 Okt 2018, 08:15 WIB
Ilustrasi menulis

Liputan6.com, Jakarta - Dengan segala keunikannya, tahukah Anda jika karakter seseorang bisa diketahui lewat tulisan tangan? Ya, goresan berupa susunan huruf maupun angka itu ternyata merupakan output dari proses kompleks di dalam otak.

Karena proses berpikir setiap orang sangat mungkin berbeda, tulisan tangan bisa jadi salah satu metode untuk mengetahui sebenarnya bagamana karakter orang tersebut. Tak hanya terdiri dari satu indikator tentu saja.

Penilaian ini melibatkan sejumlah indikator yang harus disinergikan sebelum mengambil keputusan. Berikut deretan indikator untuk membaca kepribadian orang lewat tulisan tangan seperti disebutkan Deborah Dewi, seorang handwriting analyst, di Post-It Handwriting Workshop di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Oktober 2018.

Layout

"Kita harus perhatikan, apakah dia berusaha memenuhi semua ruang untuk menulis, atau tidak," terang Deborah. Penilaian ini nantinya membuat Anda tahu bagaimana seseorang menempatkan diri di lingkungan.

Jadi, jika tulisan tangan itu tak memenuhi seluruh kertas, pemiliknya cenderung suka sendiri atau enggan berbaur dengan terlalu banyak orang. "Tapi, kalau penuh, itu berarti dia tipe yang menyapa semua orang kalau lagi di pertemuan, kondangan, acara-cara yang melibatkan banyak orang," papar Deborah.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Baca Kepribadian Lewat Tulisan Tangan, Apa yang Harus Diperhatikan?

Ilustrasi menulis
Ilustrasi menulis. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Movement

Pergerakan yang menghasilkan tulisan tangan juga harus diperhatikan. Apakah ukuran hurufnya sama besar, apakah spasi atau jarak antar huruf maupun kata sama? Penilaian ini nantinya berpengaruh pada bagaimana seseorang membangun hubungan sosial.

"Kalau semua tulisannya serba statis. Nggak dari besar ke kecil hurufnya, misal. Maka, dia itu lebih nyaman sendiri. Lebih independen. Tapi, kalau yang dinamis, maunya bareng-bareng. Orang seperti ini cocok kerja dengan format group working," kata Deborah.

Form

Terakhir, lihat bagaimana huruf tersebut membentuk 'garis'. "Kalau hurufnya tajam-tajam, berarti orangnya ulet, lebih gigih. Tapi, kalau dilihat gandengan hurufnya membentuk sofa empuk alias bulat-bulat, maka orang tersebut cenderung suka yang nyaman. Pendekatannya lebih diplomatis," papar Dewi.

Nah, ketiga faktor itulah yang membuat Anda bisa membaca kepribadian orang lewat tulisan tangan. "Tidak boleh validasi hanya pakai satu indikator. Harus dilihat secara keseluruhan. Jadi, misal walau orang itu ulet, tapi dia lebih cocok bekerja di tim. Tapi, kalau soal acara-acara pertemuan dia lebih nyaman sendiri," kata Deborah.

Lanjutkan Membaca ↓