Bumi Sampireun, Sajikan Makanan Khas Nusantara dengan Suasana Pedesaan

Oleh Dadan Eka Permana pada 12 Okt 2018, 03:00 WIB
Bumi Sampireun

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah menjamurnya restoran yang menyajikan menu makanan kekinian, restoran ini memilih yang berbeda. Dengan konsep pedesaan, restoran dengan nama Bumi Sampireun menawarkan aneka masakan khas Nusantara, Jawa Barat, terutama.

Terletak di Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, suasana tanah Pasundan kental terasa. Bangunannya dibuat menggunakan material kayu dipadu anyaman bambu.

Saung-saung berdiri di atas kolam-kolam buatan dengan pemandangan yang asri dan alami. Pengunjung yang berada di saung juga bisa bermain-main dengan ikan yang berada di kolam.

"Di sini ada air terjun kecil juga sehingga penggunjung dapat menikmati view berbeda saat bersantai bersama orang orang terkasih. Untuk spot foto kami mememiliki beberapa ornamen patung yang unik," kata General Manager Bumi Sampireun, Carnelisia Valia.

Untuk menu makanannya, beberapa di antaranya gurame bumbu acar kuning, patin bakar bambu, ayam pletok, gurame Parahiyangan, udang parapa hingga menu bancakan yang terdiri dari Nasi, ayam bakar, gepuk, tahu bacem, tempe goreng, lalapan, urap, sambal, kerupuk,es teh tawar/ teh tawar. Untuk harga yang ditawarkan berkisar dari Rp12 ribu hingga Rp195 ribu.

Valia menambahkan di Bumi Sampireun, cocok untuk menyelenggarakan acara keluarga karena dapat bersantai sambil bersantap di saung maupun di main dining. "Untuk acara sosial bisa digunakan untuk arisan, meeting corporate, acara ulang tahun, akad nikah, dan lain-lain," ujarnya.

Bumi Sampireun buka setiap hari mulai dari jam 10.00 WIB-22.00 WIB. Umumnya pengunjung akan memenuhi restoran pada pukul 11.30 – 14.00 WIB dan pukul 18.30 – 20.30 Wib. Rata-rata pengunjung bisa menghabiskan waktu 90 hingga 150 menit setiap kunjungan. 

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Live Streaming Emtek Goes To Campus 2018 di Yogyakarta

Tutup Video