4 Pekerjaan Paling Tepat bagi Orang Sensitif

Oleh Vinsensia Dianawanti pada 14 Sep 2018, 10:30 WIB
Ilustrasi karier

Liputan6.com, Jakarta Sebelum memasuki dunia kerja, ada baiknya jika Anda mengenali diri terlebih dahulu. Ini dilakukan agar bisa memasuki dunia kerja yang tepat dan dapat melakukan pekerjaan dengan baik.

Bagi orang yang memiliki perasaan begitu sensitif, tidak mudah menghadapi dunia kerja. Dikutip dari Purewow, Jumat (14/9/2018), sebuah penelitian menunjukkan bahwa 20 persen populasi dianggap sangat sensitif. Jika Anda adalah orang yang sensitif secara biologis, Anda akan menjadi begitu responsif dengan dunia sekitar. Sikap responsif inilah yang memengaruhi kehidupan, termasuk soal pekerjaan.

Untuk itu, sebagai orang sensitif, Anda perlu tahu pekerjaan apa saja yang sekiranya cocok. Dengan begitu, antara perasaan dan pikiran bisa berjalan dengan seimbang ketika bekerja. Terdapat empat bidang pekerjaan yang cocok bagi orang sensitif. Apa saja?

Kuliner Malam - Makan Murah Meriah di Gultik Mas Tondo
2 of 3

1. Bidang kreatif

Semangat bekerja (Ilustrasi iStock)
Semangat bekerja (Ilustrasi iStock)

Kebanyakan orang yang sensitif memiliki kreativitas lebih tinggi. Untuk itu, ada baiknya jika pekerjaan yang diambil memanfaatkan sisi kreativitas Anda. Seperti menulis atau menjadi desain grafis. Puaskan diri Anda dengan pekerjaan yang menuntut kreativitas.

2. Kesehatan

Orang yang sensitif biasanya juga intuitif dan empati. Mereka begitu hebat untuk mengurusi pasien satu per satu. Tidak semua profesi kesehatan cocok. Namun, Anda bisa mengambil pekerjaan seperti konsultan kesehatan, pekerja rumah sakit, atau ahli terapi fisik.

3 of 3

3. Bisnis

Kantor dan tempat kerja
Ilustrasi kantor dan tempat kerja (iStockphoto)

Kesalahpahaman yang umum dihadapi oleh orang sensitif adalah bahwa mereka tidak bisa menjadi pemimpin. Namun siapa bilang? Orang sensitif justru berorientasi pada perkembangan sebagai pemilik usaha kecil. Mereka mungkin akan menciptakan suasana pekerjaan yang ramah dan memikat bagi karyawan.

4. Pekerja lepas

Terkadang Anda tidak bisa berkembang karena memiliki rekan kerja yang lamban. Daripada menimbulkan gesekan, lebih baik Anda menjadi pekerja lepas. Anda akan bekerja lebih independen dan memiliki kemampuan untuk mengatur jadwal sendiri. Selain itu, karena bekerja dengan berorientasi pada hal detail, Anda mungkin akan memotivasi diri sendiri untuk berkembang.

Lanjutkan Membaca ↓