Benarkah Bangun Pagi Bisa Buat Anda Lebih Bahagia?

Oleh Annissa Wulan pada 16 Agu 2018, 08:15 WIB
Diperbarui 18 Agu 2018, 08:13 WIB
Bangun tidur

Liputan6.com, Jakarta Apa Anda pernah dengar bahwa orang yang tidur dan bangun pagi atau lebih awal memiliki kemungkinan 27% lebih kecil untuk menderita depresi, daripada orang lainnya yang tidak memiliki kebiasaan ini? Hal yang sama juga pernah disebutkan dalam studi yang diterbitkan oleh Journal of Psychiatric Research tentang kebiasaan bangun pagi.

Dilansir dari furthermore.equinox.com, Senin (13/8/2018), ada banyak bukti bahwa siklus gelap-terang yang sehat bermanfaat untuk suasana hati yang lebih baik. Siklus gelap-terang adalah melihat cahaya terang di pagi hari dan cahaya redup di malam hari untuk membantu Anda membiasakan diri bangun pagi.

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

2 dari 3 halaman

Benarkah bangun pagi bisa membuat Anda lebih bahagia?

Sarapan di tempat tidur (iStock)
Ilustrasi sarapan di tempat tidur. (iStockphoto)

Jika Anda terbiasa untuk bangun siang, cobalah memulai rutinitas yang baru dengan langsung membuka tirai jendela begitu bangun di pagi hari. Selain itu, kurangi penggunaan alat elektronik Anda sepanjang hari.

3 dari 3 halaman

Benarkah bangun pagi bisa membuat Anda lebih bahagia?

Membaca di tempat tidur pagi hari
Ilustrasi membaca di pagi hari (iStockphoto)

Cara ini berlaku bagi siapapun, terutama Anda yang terbiasa bangun siang. Sudah pernah coba berapa cara untuk membiasakan diri bangun pagi?

Lanjutkan Membaca ↓