Seorang Gelandangan Pakai Seluruh Uangnya untuk Membantu Orang

Oleh Liputan6.com pada 22 Feb 2018, 14:15 WIB
Diperbarui 22 Feb 2018, 14:15 WIB
20160308-Ilustrasi Hujan-iStockphoto
Perbesar
Foto Ilustrasi (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Hidup dikelilingi berita-berita seputar tindak krimimal yang kejam, penguasa yang mencuri uang rakyat untuk kepentingan pribadi, atau pebisnis yang hanya memikirkan keuntungan tanpa peduli kesejahteraan pekerjanya, mungkin membuat Anda merasa dunia ini seolah tak memiliki tempat lagi untuk kebaikan. Namun, ternyata segelintir kisah kebaikan masih ada, salah satunya adalah cerita hidup seorang gelandangan di Amerika bernama Johnny Bobbitt Jr.

Kisahnya menolong orang lain menjadi viral pada akhir November tahun lalu. Melansir halaman Time pada Kamis (22/2/18), seorang perempuan bernama Kate McClure yang ditolong Johnny menceritakan bahwa pada suatu malam mobilnya mogok di New Jersey karena kehabisan bensin. Ia tak memegang uang tunai dan tak tahu bagaimana supaya bisa sampai pom bensin.

“Jantung saya berdetak kencang saat itu,” kisah Kate mengenai perasaanya pada malam pukul 11 tersebut. Kemudian sosok gelandangan bernama Johnny pun menghampiri.

Johnny mengatakan kepada Kate bahwa area itu tidak aman dan ia menyuruh Kate untuk mengunci pintunya. Johnny seorang gelandangan yang sedang berada di area tersebut pun lantas berjalan menuju pom bensin dan mengeluarkan seluruh uang yang dimilikinya saat itu, yakni sebesar 20 dolar, untuk membeli bensin.

Ia pun membawakan bensin itu pada Kate dan mengisi mobilnya dengan bensin sehingga mobil Kate bisa hidup kembali. Johnny tak meminta imbalan apa pun atas bantuan yang ia berikan. Kate yang merasa sangat bersyukur tapi sedang tak membawa uang untuk mengganti uangnya, berjanji akan kembali untuk menemui Johnny untuk membayar uang Johnny yang terpakai.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pertemuan Kedua

Kate pun akhirnya kembali untuk menemui Johnny untuk mengganti uang tersebut. Bukan hanya itu, ia juga beberapa kali memberikan Johnnya pakaian, makanan, dan air minum. Namun Kate merasa ingin melakukan sesuatu yang lebih besar untuk Johnny. Bersama sang kekasih, perempuan berusia 27 tahun itu pun mulai membuat kampanye di situs penggalangan dana GoFundMe untuk mencapai target 10 ribu dolar atau setara 142,8 juta bagi Johnny agar ia bisa memiliki modal untuk memperbaiki kehidupannya. “Saya berharap saya bisa melakukan hal lebih pada orang yang sudah memberi segalanya untuk menolong saya tanpa pamrih,” ugkap Kate.

Tak disangka, donasi yang terkumpul pun melebihi target dan mencapai 360 ribu dolar atau setara 5,1 miliar rupiah. Kepada Good Morning America, Johnny mengatakan bahwa selain akan digunakan untuk memperbaiki kondisi hidupnya, ia juga akan menggunakan uang itu untuk membantu orang lain.

“Uang ini diberikan untuk menolong saya. Lalu bukankah ini sebaiknya juga digunakan untuk menolong orang lain dalam kondisi yang sama atau juga membantu orang-orang yang sedang menolong orang lain dalam berbagai situasi? Banyak orang di luar sana yang menghadapi tantangan berat. Jika saya bisa menyentuh kehidupan mereka sebagaimana kehidupan saya telah disentuh, tentu hal itu akan menakjubkan,” ucap Johnny.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pelajaran Berharga

Ada pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kisah Johnny dan Kate, terutama soal tolong-menolong. Bisakah kita memberikan segala yang dimiliki untuk membantu orang lain tanpa berharap pamrih meski kita sendiri berada dalam kondisi kesusahan sebagaimana Johnny si gelandangan yang menolong Kate? Apakah kita bisa benar-benar bisa menghargai pertolongan orang lain sebagaimana Kate menghargai pertolongan Johnny?

Kisah tolong-menolong mungkin tak akan selalu berakhir spektakuler sebagaimana cerita Johnny dan Kate yang berhasil mendapat donasi sebesar milyaran rupiah. Namun mari kita sama-sama mengingat bahwa tiap tindak tolong-menolong itu sendiri memiliki nilai kemanusiaan yang jauh melebihi harta material apa pun.

Bio In God Bless

Lanjutkan Membaca ↓