Menyedihkan, Anjing Tertua di Dunia Telah Meninggal

Oleh Annissa Wulan pada 25 Apr 2016, 06:30 WIB
Diperbarui 25 Apr 2016, 06:30 WIB
Anjing Tertua
Perbesar
Maggie Kelpie, seekor anjing baru saja meninggal di usianya yang ke 30 tahun, di mana usia ini sama dengan usia 200 tahun pada manusia.

Liputan6.com, Jakarta Maggie Kelpie adalah seekor anjing  tertua di dunia, ia baru saja meninggal di usia ke 30 tahun setelah jatuh dari keranjang tidurnya di Victoria, Australia.

Pemiliknya, Brian McLaren yang juga mempunyai sebuah peternakan sapi perah menyatakan bahwa kematian anjingnya di hari Rabu ini tanpa ada tanda-tanda apapun sebelumnya, seperti dilansir dari goodhousekeeping.com, Jumat (22/4/2016).

"Ia masih berjalan dari tempat makannya ke kantor saya dan menggeram pada para kucing dan semua hal yang dilewatinya. Ia hanya kelihatan agak tidak sehat dalam dua hari belakangan dan ketika saya melihatnya, saya tahu bahwa waktunya tidak lama lagi. Saya sangat merasa sedih, tapi saya juga bersyukur ia pergi dalam keadaan yang baik," jelas Brian kepada The Weekly Times.

Brian menguburkan Maggie di sebuah kuburan yang ditandai dengan sebuah pohon pinus.

Jika dihitung dalam ukuran manusia, usia Maggie telah lebih dari 200 tahun, membuatnya masuk akal jika dinobatkan menjadi anjing tertua di dunia. Namun, menurut USA Today, Brian telah kehilangan semua dokumentasi Maggie di masa lalu, sehingga sulit untuk membuktikan usia Maggie secara resmi.

Pada catatan rekor resmi di The Guinness Book, rekor untuk anjing tertua tetap dipegang oleh Bluey yang meninggal pada tahun 1939 di usia yang ke 29 tahun.