Ketagihan Operasi Plastik Bikin Jadi Kleptomania?

Oleh Unoviana Kartika Setia pada 03 Mar 2016, 18:30 WIB
Diperbarui 03 Mar 2016, 18:30 WIB
Usai Jalani Operasi Bedah Plastik, Wanita Ini Jadi Kleptomania
Perbesar
Tindakan operasi plastik diprediksi jadi penyebab kurangnya aliran darah ke otak. Hal ini yang diduga membuatnya alami kleptomania.

Liputan6.com, Jakarta Belakangan ini, banyak wanita yang melakukan operasi plastik demi menyempurnakan bagian tubuhnya. Namun tanpa disadari, operasi plastik dapat membuat Anda mengalami perubahan kepribadian.

Seperti yang dialami seorang wanita asal Brazil yang ketagihan operasi plastik. Ia mengalami perubahan kepribadian sehingga mengalami kleptomania.

Wanita 40 tahun itu telah menjalani sejumlah prosedur operasi, seperti laporkan dalam jurnal BMJ. Tidak lama setelah operasi, dokter menemukan adanya sesuatu yang salah terhadap wanita itu.

Setelah operasi, wanita itu mengalami ngantuk, disorientasi, dan gangguan memori. Kemudian, dokter memutuskan untuk memeriksa otak wanita itu. Mereka menemukan adanya gangguan asupan oksigen pada area otak yang mengatur memori dan kemampuan belajar, hingga bagian otak yang mengatur emosi dan kontrol perilaku yang juga terpengaruh.

Hasilnya, beberapa waktu kemudian, wanita itu ditemukan menjadi kleptomania. Dikutip dari Livescience, wanita itu kerap ditangkap polisi karena ketahuan mencuri. Ia kemudian dibebaskan setelah tahu kondisi kesehatannya.

Para peneliti menyimpulkan, perubahan perilaku ini disebabkan oleh ketagihan operasi plastik. Ini karena wanita itu tidak pernah mengalami gangguan dengan kondisi kesehatan mental sebelumnya.

"Setelah menjalani operasi plastik berkali-kali, otak wanita itu kekurangan oksigen yang menyebabkan kerusakan. Namun besar kemungkinan gangguan itu hanya sementara," ujar peneliti.

 

 

Saksikan Live Gerhana Matahari Total, Rabu 9 Maret 2016 di Liputan6.com, SCTV dan Indosiar Mulai Pukul 06.00 - 09.00 WIB. Klik di sini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya